Sistem Berlangganan App Store Apple Berubah 2016 Ini

Sistem Berlangganan App Store

Di Tahun 2016 ini, Pihak Apple akan merubah sistem berlangganan App Store miliknya. Menurut yang dikatakan oleh Phil Schiller, perubahan tersebut akan lebih menguntungkan bagi para Developer (pengembang aplikasi iOS) dan para Search Add sebagai media promosi. Terus bagian mana sajakah yang bisa membuat Mereka lebih diuntungkan menurut Phill, mari kita bahas dengan lengkap disini.

Sistem Berlangganan App Store baru Tahun 2016 ini.

Sistem berlangganan App Store saat ini di bagi menjadi 3 Jenis, yaitu yang pertama yaitu Sistem Aplikasi Full Gratis, artinya kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkan App yang kita inginkan. Yang Kedua yaitu Sistem Aplikasi Premium, yaitu saat Kita harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan Aplikasi tersebut. Dan yang terakhir yaitu Sistem berlangganan, artinya kita pada awalnya bebas meng-instal Aplikasi tersebut, hanya saja kalau Kita ingin mendapat Fitur lebih dari App tersebut secara berkelanjutan, maka harus membayar secara berkala.

Baca Juga : Apple App Store Sedang Rusak

Selama ini Pihak Apple menyortir seluruh Aplikasi yang masuk ke App Store ke dalam ketiga sistem tersebut. Namun menurut Petinggi Divisi App Store, Phill Schiller sistem tersebut akan segera diubah. Jadi semua Aplikasi di seluruh Kategori yang ada di akan bisa menerapkan sistem berlangganan di App Store, termasuk Kategori Game yang saat ini menempati urutan pertama pembelian terbesar di App Store.

Beginilah yang dikatakan oleg Phill Schiller tentang perubahan Sistem berlangganan App Store tersebut:

“Pilihan untuk sistem berlangganan juga akan tersedia untuk semua Developer, bukan hanya untuk beberapa jenis aplikasi. Kita akan membuka diri untuk semua kategori termasuk permainan, yang merupakan kategori besar”

Memang saat ini Pihak Apple tidak menyediakan pilihan sistem pembayaran berlangganan untuk Aplikasi Game, sedangkan Aplikasi Game itu sendiri memiliki peringkat tertinggi dalam penjualan. Jadi SIstem pembayaran berlangganan untuk App Game tersebut,  pasti di sambut baik oleh Para Developer Game, yang menginginkan keuntungan yang lebih besar.

Rencana Pengumuman perubahan sistem pembayaran kepada Developer App akan diumumkan saat acara WWDC (Worldwide Developers Conference) yang setiap Tahunnya diadakan oleh Apple di California untuk memperlihatkan perangkat lunak dan teknologi barunya kepada Developer.

Baca Juga : Acara Besar Apple Terbaru akan digelar 13 Juni Mendatang

Berita Terbaru

Apa? Apple iMessage Akan Sambangi Android?

Apple iMessage (flicker)

Kabar mengejutkan Prilude dapatkan pagi ini dari situs macdailynews. Situs yang sering posting bocoran dari Apple tersebut mengatakan bahwa Apple iMessage versi Android akan segera di umumkan ke halayak ramai pada gelaran WWDC tanggal 13 Juni mendatang. Layanan perpesanan instan tersebut sebelumnya hanya bisa digunakan di perangkat buatan Apple. Ya, kurang lebih sama seperti halnya Blackberry Messanger pada saat itu. Apple iMessage sejauh ini memang ekslusif untuk pengguna iPhone, iPod, dan juga iPad Saja. Lantas kira-kira apa yang menjadi dasar pemikiran dari Apple untuk melepas salah satu aplikasi kesayangannya tersebut?

Baca Juga : Acara Besar Apple Terbaru akan digelar 13 Juni Mendatang

Apple ingin pengguna Apple iMessage Meningkat?

Pada bulan februari 2016 lalu, Eddie Cue (wakil presiden senior Apple untuk bidang perangkat lunak) mengatakan bahwa jumlah pengiriman pesan di iMessage mencapai 200.000 pesan per detik-nya. Angka tersebut terpatut jauh dengan WhatApps. Layanan pesan instant milik facebook tersebut telah mencapai angka pengiriman pesan hingga 347.000 per detik pada Januari 2015. Ya, tahun lalu aja sudah lebih banyak pengguna WhatApps daripada iMessage saat ini. Sedangkan untuk data terbaru dari WhatApps kami belum menerima rilisnya. Namun kemungkinkan pesan yang dikirim oleh WhatApps akan jauh lebih banyak lagi, dikarenakan jumlah pengguna WhatApps yang meningkat drastis di Tahun ini.

Melihat jumlah pengguna yang terpaut jauh, maka tidak heran jika Apple ingin menghilangkakan kesan ekslusif iMessage dan memilih untuk menyebarkannya pada perangkat lain.

Selain karena ingin meningkatkan jumlah pengguna dan menyaingi WhatApps, menurut kabar yang beredar Apple memang ingin fokus mendapatkan pemasukan dari penyediaan layanan. Seperti yang kita ketahui berswama, Apple sejauh ini masih fokus pada pengembangan hardware, namun disisi software dan layanan mereka terlihat tidak ingin menonjolkan hal tersebut. Strategi Apple tersebut kabarnya akan diubah, dan kini Apple bukan hanya fokus pada menciptkan Gadget yang bagus, melainkan fokus juga untuk mengembangkan Aplikasi.

Beberapa saat yang lalu, Apple telah menggelontorkan aplikasi ekslusif lainnya ke android, yaitu Apple Music. Namun sayang Apple music tidaklah terlalu direspon positif oleh pengguna Android. Dalam laman Google Play Apple music hanya mendapatkan nilai bintang 3.3 (setidaknya sampai tulisan ini dibuat) hal tersebut mengindikasikan banyaknya keluhan dari pengguna android yang sudah menginstall aplikasi Apple tersebut. Lantas pertanyaannya, apakah iMessage akan bisa bersaing dengan layanan aplikasi pesan yang sudah lebih dahulu populer di Android? Mari kita lihat saja perkembangannya.

Berita Terbaru