Dampak Padamnya Game Fenomenal Pokemon Go Bagi Nintendo

Sumber Gambar : ytimg. Game Pokemon Go yang fenomenal

Kemarin-kemarin Kita sempat ikut heboh dengan sebuah game fenomenal yang mengguncang dunia. Namun kini popularitas game besutan Nintendo tersebut turun dengan amat sangat cepat, sama seperti waktu naiknya. Kini Game tersebut mulai ditinggalkan oleh para pengguna yang dulu sangat antusias, bahkan sebagian besar dari pengguna tersebut sudah jarang membuka-buka Game ini. Dan sebagian lagi bahkan ada yang sudah mencabut pemasangan Game Pokemon Go ini dari Handphone nya.

Baca Juga : Pokemon Go Tembus 100 Juta Pengguna, Tetapi Pamornya Kian Menurun

Bagaimanakah Nasib Nintendo setelah Pokemon Go tumbang dan tak dapat bertahan?

Pada saat kejayaannya yaitu bulan July sampai Agustus, Pencarian Game Fenomenal Pokemon Go di Google mencapai 100%. Namun sebulan setelahnya yaitu bulan September, pencarian tersebut menurun drastis hingga ke angka 20%. Sungguh sangat cepat game ini meredup, secepat menanjaknya. Alasan yang paling masuk akal kenapa orang-orang dengan cepat meninggalkan game ini adalah karena ternyata Game ini cenderung membosankan dan monoton. Tidak ada hal lain yang bisa dilakukan di Game besutan Nintendo ini, selain menangkap Pokemon dan membuatnya bertarung.

Namun penurunan popularitas Game Pokemon Go yang sangat amat cepat ini, tidak membuat Perusahaan yang membuatnya gonjang-ganjing. Nintendo saat ini masih adem ayem dalam ketenangan. Bahkan saham Nintendo cenderung meningkat, perlahan namun pasti. Hanya ada gejolak sedikit di bulan Oktober, hingga Sahamnya mencapai 81 Poin. Selebihnya All is Well.

Baca Juga : Inilah Keunggulan Nintendo Switch, Konsol Baru Buat Para Gamer Sejati

Ketenangan yang terjadi di Nintendo terjadi karena ternyata Nintendo sebenarnya tidak terlalu mengandalkan Brand Pokemon untuk menyokong perusahaan. Brand Pokemon hanya sebagian kecil dari tujuan Nintendo. Terbukti saat ini Nintendo malah fokus pada konsol terbarunya yaitu Nintendo Switch, yang  belum juga diluncurkan tetapi sudah membuat banyak orang penasaran. Karena konsep Konsol ini beda dari kons0l-konsol kebanyakan, yaitu memiliki konsep hybrid ( bisa dipakai di dalam dan diluar ruangan).

Nintendo Switch sendiri akan hadir pada bulan Maret tahun depan, namun sampai saat ini Pihak Nintendo belum memastikan game perdana apa saja yang akan ada di Konsol ini.

Baca Juga : Pembuat Game COC Borong Saham Perusahaan Rival Terbesarnya

Hati-Hati Banyak Virus Menyamar Jadi Guide Pokemon Go

Game Fenomenal Pokemon Go besutan Niatic

Bagi Kamu yang sedang tergila-gila dengan Game Pokemon Go, sepertinya harus lebih berhati-hati ketika akan mendownload Guide atau Panduan untuk bermain Game ini. Karena ternyata fenomena Game Pokemon Go yang melanda dunia, baru-baru ini dimanfaatkan oleh para penjahat cyber untuk menginveksi virus Trojan ke Handphone Android yang menginstal App bervirus ini.

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi

6000 Hp Android Terinveksi Virus Guide Pokemon Go.

Bagaimanakah sebenarnya cara Virus Trojan ini menginveksi HP Android Kamu? Ternyata para pembuat virus ini sudah pintar membaca keadaan. Karena mereka memanfaatkan fenomena Pokemon Go yang sedang melanda dunia. Mereka memasukan virus tersebut ke dalam Aplikasi Pokemon Guide. Dan Aplikasi tersebut mereka sebar di Playstore dengan kedok Guide for Pokemon Go.

Soal virus yang tersembunyi di balik Game fenomenal ini, Antivirus terkenal seperti Karspersky pun angkat bicara mengenai cara kerja virus Trojan ini. Beginilah Apa yang dikatakan oleh  Analis Malware Senior Kaspersky, Roman Unuchek:

“Jika Anda telah terinfeksi, ada orang lain di dalam ponsel Anda yang memiliki kontrol atas OS dan semua yang Anda lakukan dan simpan di dalamnya,”

Baca Juga : Samsung Galaxy Note 7 Ditarik Karena Baterai Meledak

Intinya, Jika Handphone kamu telah terinfeksi, Virus ini akan merebut hak akses root di Handphone Android Kamu. Dan menggunakannya untuk memasang atau menghapus aplikasi serta menampilkan iklan yang tidak sesuai dengan tempatnya.

Sudah sekitar setengah Juta orang yang terjebak dan mendownload Aplikasi “Guide For Pokemon Go” ini. Dan virus trojan ini sudah menginveksi sekitar 6000 Handphone Android yang sudah terdeteksi oleh pemilik.

Baca Juga : Sony Xperia Z Premiun Jauh Melampaui Samsung Galaxy S 7

Terus bagaimanakah bila Handphone Androidmu sudah terlanjur terinfeksi. Bila sudah begini, Pihak Kaspersky menganjurkan untuk melakukan factory reset Handphone. Untuk menghapus virus secara keseluruhan.

Pihak Kaspersky juga telah melaporkan tentang Aplikasi bervirus ini kepada Pihak Google. Dan pada hari Jumat kemarin, Google telah menghapus Aplikasi ini dari Play Store. Jadi Kamu tidak perlu khwatir lagi.

Niatic Siap Basmi Pemain Curang Di Pokemon Go

Game Fenomenal Pokemon Go besutan Niatic

Game fenomenal Pokemon Go kini telah dimainkan oleh lebih dari 100 Juta orang di seluruh dunia. Dan jumlah tersebut dicapai hanya dalam jangka waktu satu bulan sejak peluncurannya pada bulan July yang lalu. Namun tak bisa di pungkiri oleh semua pihak, bahwa seiring dengan banyaknya pengguna, pasti banyak juga kecurangan untuk mengakali game ini.

Baca Juga : Pokemon Go Tembus 100 Juta Pengguna, Tetapi Pamornya Kian Menurun

Niatic akan menerapkan permanen baned bagi pemain curang di Pokemon Go.

Seperti yang dimuat dalam situs resmi Pokemon Go, kini Niatic telah melarang keras pemain bermain curang dalam game besutannya tersebut. Dan bagi yang nekat untuk melanggarnya, Niatic tidak akan segan untuk melakukan permanen baned, yaitu penutupan akun curang tersebut untuk selamanya.

Memang kemarin-kemarin Niatic pernah melakukan peringatan terkait kecurangan tersebut. Namun sangsi yang diterapkan ternyata kurang keras, yaitu hanya menerapkan soft banned. Yang atrinnya penutupan akun untuk sementara, dan akun tersebut akan aktif kembali dalam beberapa hari.

Baca Juga : Server Pokemon Go Di Hack Oleh OurMine Akhir Pekan Lalu.

Pada hari sabtu ini, Niatic resmi mengeluarkan pengumuman terkait kecurangan ini. Kecurangan yang dimaksud adalah melakukan penipuan lokasi, menggunakan emulator, memodifikasi atau menggunakan aplikasi yang tidak resmi, bahkan mengakses Pokemon Go secara tidak sah dengan memakai program pihak ketiga. Berikut penampakan pengumuman tersebut.

Pengumuman Dilarang Curang di Pokemon Go
Pengumuman Dilarang Curang di Pokemon Go

Niatic melakukan hal tersebut, karena ingin agar semua pemain bermain dengan jujur. Karena tujuan utama dalam game ini adalah bukan hanya diam di tempat, menggunakan aplikasi pihak ketiga atau emulator. Tetapi Niatic berharap agar semua pemain keluar, berinteraksi dan melakukan hal-hal yang logis sesuai tujuan awal game ini.

Baca Juga : Kenapa HP Xiaomi Tidak Anti Air? Inilah Beberapa Alasannya

Apa yang Prilude sampaikan bukan merupakan berita bahagia bagi Kamu yang memang menggunakan berbagai aplikasi untuk meningkatkan level di Game fenomenal ini. Hanya satu pesan dari Prilude, yaitu Hati-hati bila tetap akan memainkannya dengan memakai berbagai aplikasi pendukung. Karena Pihak Niatic dapat mendeteksi pemain mana yang curang, dan pemain mana yang bermain dengan fair.

Pokemon Go Tembus 100 Juta Pengguna, Tetapi Pamornya Kian Menurun

Sumber Gambar : ytimg. Game Pokemon Go yang fenomenal

Game Pokemon Go yang sangat fenomenal akhir-akhir ini, ternyata sudah tembus 100 juta pengguna. Yang Prilude kutip dari Techcrunc Game tersebut memang sudah dimainkan oleh 100 Juta orang di seluruh dunia pada akhir pekan yang lalu. Pada akhir Juli kemarin Game ini sudah di download sebanyak 75 Juta kali, dan sekarang Tanggal 2 Agustus, Game tersebut sudah tembus angka 100 Juta kali download.

Baca Juga : Server Pokemon Go Di Hack Oleh OurMine Akhir Pekan Lalu

Hal senada juga diungkapkan oleh Pihak App Annie, yaitu sebuah aplikasi pakar analisis. App Annie juga menyebutkan bahwa Game ini telah di download sebanyak 100 Juta kali, diseluruh dunia. Jumlah tersebut adalah perpaduan dari download pengguna Android dan iOS. Tetapi Pihak App Anie tidak menyebutkan apakah downnload tersebut termasuk data download diluar playstore atau tidak.

Intinya, Game ini dalam waktu 3 Minggu sejak peluncurannya sudah berhasil menarik perhatian 100 Juta pengguna. Masih merurut App Annie, penghasilan Game ini sudah mencapai 100 Milyar Rupiah setiap harinya, melonjak drastis sejak minggu pertama yang hanya 10 Milyar Rupiah per-harinya.

Baca Juga : Pokemon Go Resmi Hadir Di 27 Negara Lagi, Indonesia Kapan?

Pamor Pokemon Go Malah turun. Kenapa ya?

Banyak permasalahan yang timbul seiring dengan berjalannya waktu, sehingga menyebabkan  Game ini pamornya mulai turun di Negara Jepang, tempat kelahiran Pokemon itu sendiri. Di Jepang Game fenomenal ini resmi diluncurkan dua minggu yang lalu. Saat peluncurannya Game ini langsung menduduki peringkat teratas, tetapi sekarang Game ini malah tergeser ke posisi 4. Kenapa ya?

Penurunan pamor Game ini salah satunya adalah karena dalam update terbarunya, pengembang menghilangkan fitur “jejak kaki”. Sehingga membuat para pengguna kebingungan untuk mencari Pokemon terdekat.

 Baca Juga : Yahoo Diakuisisi Verizon Seharga 63 Triliun Rupiah

Selain menghilangkan fitur “jejak kaki”, Niatic juga menutup akses ke aplikasi pihak ketiga yang bisa membantu mencari monster terdekat seperti Pokevision dan Pokewhere  dan bahkan menutup aplikasi GPS palsu. Sehingga mencari Pokemon amat sangat sulit saat ini, dan banyak orang menyerah memainkan Game ini.

Server Pokemon Go Di Hack Oleh OurMine Akhir Pekan Lalu

Sumber Gambar : ytimg. Game Pokemon Go yang fenomenal

Game fenomenal yang tengah di gandrungi oleh Jutaan pengguna di Dunia, tumbang pada akhir pekan ini. Game Pokemon Go  tersebut tumbang dan menyebabkan para penggunanya tidak bisa login. Seperti yang diakui oleh pihak pengembang Game tersebut dalam akun Twitter milik mereka @PokemonGoApp. Lalu benarkah Game yang berbasis augmented reality tersebut berhasil d rentas?

Baca Juga : Pokemon Go Resmi Hadir Di 27 Negara Lagi, Indonesia Kapan?

Pokemon Go Di hack

Ternyata Game tersebut memang di Hack oleh Hacker handal yang kemarin telah berhasil merentas akun sosial media milik bosnya Facebook, Mark Zuckerberg. Kini pihak Our Mine juga menunjukan kehandalanya, dengan keberhasilan mereka merentas Distributed Denial of Service (DDos) server log-in. Sehingga menyebabkan server down dan pengguna tidak bisa login.

Pihak Our Mine mengumumkan rencana mereka untuk merentas Game tersebut dalam situs mereka yaitu ourmine.org tertanggal 17 July kemarin.

Rencana Our Mine merentas Pokemon Go
Rencana Our Mine merentas Pokemon

Alasan Pihak Our Mine merentas Game yang tengah digandrungi tersebut, karena mereka ingin melindungi Game fenomenal tersebut dari Hacker lain yang lebih tidak bertanggung jawab. Jadi mereka merentas, untuk melindungi. Seperti yang dikatakan oleh pihak Our Mine kepada Techcrunch.

“Kami tidak mau hacker lain menyerang server mereka, maka kami yang harus melindunginya,”

Baca Juga : LinkedIn Bocor, Mark Zuckerberg pun Kena Hacker

Pihak Ourmine juga berharap Developer Game Pokemon agar menghubungi mereka. Karena mereka akan mengajari Developer Game tersebut agar bisa melindungi aplikasinya dari Hacker-hacker yang lain. Seperti yang ditulis Pihak Our Mine dalam situs mereka :

“Tidak ada yang bisa bermain permainan ini sampai pihak Pokemon Go menghubungi kami melalui situs web untuk mengajari gamer tentang cara melindungi aplikasinya!”

Baca Juga : Jangan Seperti Mark, Ini Lah Cara Melindungi Password Akun Medsos Kamu

Banyak akun sosial media (terutama melalui Twitter) yang mengeluhkan tentang perentasan Game ini sejak akhir pekan lalu. Namun ternyata perentasan tersebut berhasil ditangani, sehingga tertanggal 18 July kemarin, Game ini sudah bisa diakses kembali secara normal.