Niatic Siap Basmi Pemain Curang Di Pokemon Go

Game Fenomenal Pokemon Go besutan Niatic

Game fenomenal Pokemon Go kini telah dimainkan oleh lebih dari 100 Juta orang di seluruh dunia. Dan jumlah tersebut dicapai hanya dalam jangka waktu satu bulan sejak peluncurannya pada bulan July yang lalu. Namun tak bisa di pungkiri oleh semua pihak, bahwa seiring dengan banyaknya pengguna, pasti banyak juga kecurangan untuk mengakali game ini.

Baca Juga : Pokemon Go Tembus 100 Juta Pengguna, Tetapi Pamornya Kian Menurun

Niatic akan menerapkan permanen baned bagi pemain curang di Pokemon Go.

Seperti yang dimuat dalam situs resmi Pokemon Go, kini Niatic telah melarang keras pemain bermain curang dalam game besutannya tersebut. Dan bagi yang nekat untuk melanggarnya, Niatic tidak akan segan untuk melakukan permanen baned, yaitu penutupan akun curang tersebut untuk selamanya.

Memang kemarin-kemarin Niatic pernah melakukan peringatan terkait kecurangan tersebut. Namun sangsi yang diterapkan ternyata kurang keras, yaitu hanya menerapkan soft banned. Yang atrinnya penutupan akun untuk sementara, dan akun tersebut akan aktif kembali dalam beberapa hari.

Baca Juga : Server Pokemon Go Di Hack Oleh OurMine Akhir Pekan Lalu.

Pada hari sabtu ini, Niatic resmi mengeluarkan pengumuman terkait kecurangan ini. Kecurangan yang dimaksud adalah melakukan penipuan lokasi, menggunakan emulator, memodifikasi atau menggunakan aplikasi yang tidak resmi, bahkan mengakses Pokemon Go secara tidak sah dengan memakai program pihak ketiga. Berikut penampakan pengumuman tersebut.

Pengumuman Dilarang Curang di Pokemon Go
Pengumuman Dilarang Curang di Pokemon Go

Niatic melakukan hal tersebut, karena ingin agar semua pemain bermain dengan jujur. Karena tujuan utama dalam game ini adalah bukan hanya diam di tempat, menggunakan aplikasi pihak ketiga atau emulator. Tetapi Niatic berharap agar semua pemain keluar, berinteraksi dan melakukan hal-hal yang logis sesuai tujuan awal game ini.

Baca Juga : Kenapa HP Xiaomi Tidak Anti Air? Inilah Beberapa Alasannya

Apa yang Prilude sampaikan bukan merupakan berita bahagia bagi Kamu yang memang menggunakan berbagai aplikasi untuk meningkatkan level di Game fenomenal ini. Hanya satu pesan dari Prilude, yaitu Hati-hati bila tetap akan memainkannya dengan memakai berbagai aplikasi pendukung. Karena Pihak Niatic dapat mendeteksi pemain mana yang curang, dan pemain mana yang bermain dengan fair.

Pokemon Go Tembus 100 Juta Pengguna, Tetapi Pamornya Kian Menurun

Sumber Gambar : ytimg. Game Pokemon Go yang fenomenal

Game Pokemon Go yang sangat fenomenal akhir-akhir ini, ternyata sudah tembus 100 juta pengguna. Yang Prilude kutip dari Techcrunc Game tersebut memang sudah dimainkan oleh 100 Juta orang di seluruh dunia pada akhir pekan yang lalu. Pada akhir Juli kemarin Game ini sudah di download sebanyak 75 Juta kali, dan sekarang Tanggal 2 Agustus, Game tersebut sudah tembus angka 100 Juta kali download.

Baca Juga : Server Pokemon Go Di Hack Oleh OurMine Akhir Pekan Lalu

Hal senada juga diungkapkan oleh Pihak App Annie, yaitu sebuah aplikasi pakar analisis. App Annie juga menyebutkan bahwa Game ini telah di download sebanyak 100 Juta kali, diseluruh dunia. Jumlah tersebut adalah perpaduan dari download pengguna Android dan iOS. Tetapi Pihak App Anie tidak menyebutkan apakah downnload tersebut termasuk data download diluar playstore atau tidak.

Intinya, Game ini dalam waktu 3 Minggu sejak peluncurannya sudah berhasil menarik perhatian 100 Juta pengguna. Masih merurut App Annie, penghasilan Game ini sudah mencapai 100 Milyar Rupiah setiap harinya, melonjak drastis sejak minggu pertama yang hanya 10 Milyar Rupiah per-harinya.

Baca Juga : Pokemon Go Resmi Hadir Di 27 Negara Lagi, Indonesia Kapan?

Pamor Pokemon Go Malah turun. Kenapa ya?

Banyak permasalahan yang timbul seiring dengan berjalannya waktu, sehingga menyebabkan  Game ini pamornya mulai turun di Negara Jepang, tempat kelahiran Pokemon itu sendiri. Di Jepang Game fenomenal ini resmi diluncurkan dua minggu yang lalu. Saat peluncurannya Game ini langsung menduduki peringkat teratas, tetapi sekarang Game ini malah tergeser ke posisi 4. Kenapa ya?

Penurunan pamor Game ini salah satunya adalah karena dalam update terbarunya, pengembang menghilangkan fitur “jejak kaki”. Sehingga membuat para pengguna kebingungan untuk mencari Pokemon terdekat.

 Baca Juga : Yahoo Diakuisisi Verizon Seharga 63 Triliun Rupiah

Selain menghilangkan fitur “jejak kaki”, Niatic juga menutup akses ke aplikasi pihak ketiga yang bisa membantu mencari monster terdekat seperti Pokevision dan Pokewhere  dan bahkan menutup aplikasi GPS palsu. Sehingga mencari Pokemon amat sangat sulit saat ini, dan banyak orang menyerah memainkan Game ini.