Google Buka Pusat Riset Machine Learning di Swiss

Google Buka Kantor Riset Machine Learning di Kota Zurich (wikipedia)

Google tampaknya tidak main-main dengan urusan Machine Learning. Perusahaan teknologi raksasa tersebut mengumumkan telah membuka pusat riset Machine Learning yang berlokasi di benua eropa tepatnya di kota Zurich, Swiss. Pemilihan Swiss oleh google bukan tanpa alasan. Pemilik mesin pencari terbesar sejagat tersebut mengatakan bahwa Zurich, Swiss dan secara umumnya Eropa sudah memiliki Sumber Daya Manusia yang handal untuk melakukan riset. Benua biru memang dikenal memiliki banyak kampus teknologi yang kesohor berhasil menelurkan para ahli di bidang komputer.

Machine Learning (ML) sendiri merupakan cabang ilmu pengetahuan dari artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Disiplin ilmu ini mencakup pengembangan dan pemanfaatan algoritma yang memungkinkan komputer untuk mengembangkan perilaku yang didasarkan pada data empiris, seperti sensor dan basis data (wikipedia). Dengan kata lain, Machine Learning merupakan ilmu untuk mengembangkan sistem yang dapat melakukan pembelajaran secara otomatis dari data-data yang Anda. Dengan menggunakan ML komputer bisa belajar dari pola-pola pada data sebelumnya untuk bisa mengambil kesimpulan atau keputusan.

Google merupakan satu dari sekian perusahaan yang banyak bereksperimen dengan Machine Learning. Sebetulnya perusahaan ini bukan hanya mengembangkan ilmu ML tetapi hampir segala disiplin ilmu komputer mereka terapkan pada produk-produknya. Hal tersebut dilakukan agar mereka bisa terus berinovasi dengan teknologi sehingga perusahaanya bisa terus eksis menghadapi perubahan zaman.

Baca Juga: Luar Biasa, Dengan Google Magenta Kamu Bisa Ciptakan Lagu Tanpa Perlu Paham Musik

Maka dari itu, tidak heran jika akhirnya Google mengumumkan telah membuka pusat riset baru. Selain melakukan penelitian murni dalam kecerdasan buatan dan machine learning, Google juga akan mengembangkan produk-produk baru yang menggunakan teknologi tersebut. Google mengkali bahwa dia sudah menawarkan beberapa layanan kepada konsumen yang didasarkan pada teknologi Machine Learning, diantaranya adalah Google Translate, Photo Search, dan Smart Reply untuk Inbox. Seperti yang prilude kutip dari laman toptechnews (20/6).

Bukan Hanya Machine Learning

Selain pada Machine Learning, Google mengatakan bahwa tempat riset anyar-nya tersebut akan digunakan juga untuk meneliti topik Machine Perception dan Natural Language Processing.

Machine Perception akan fokus meneliti permasalahan bagaiamana sebuah mesin bisa memahami gambar, suara, musik, serta video. Hasil dari riset ini akan google bawa untuk aplikasi pengenal tulisan tangan, serta algorimat perekomendasi musik. Disisi lain penelitian Natural Language Processing akan fokus pada isu seperti algoritma pencarian semantik.

Berita Terbaru

Luar Biasa, Dengan Google Magenta Kamu Bisa Ciptakan Lagu Tanpa Perlu Paham Musik

Google Magenta (flickr), Internet Cepat

Seni, sejatinya lahir dari intuisi dan ungkapan jiwa penciptanya. Sudah bertahun-tahun kita ketahui, jika ingin menciptakan sebuah lagu maka manusia harus berpikir kreatif serta mengerahkan semua naluri seni-nya kemudian dituangkan dalam note-note lagu. Namun apa jadinya, jika suatu saat lagu tidak benar-benar diciptakan oleh seniman, melainkan diciptakan oleh sebuah mesin yang disebut Google Magenta?

Ya, Google dengan projek ambisiusnya yang mereka sebut sebagai Google Magenta berusaha untuk mewujudkan satu buah program yang memungkinkan siapapun untuk mengarang sebuah lagu. Magenta sendiri merupakan singkatan dari  Music and Art Generation with Machine Intelligence. Dari singkatan tersebut dapat kita lihat bahwa Google Magenta sejatinya merupakan hasil dari Machine Learning milik Google. Dia dibangun dari Google TensorFlow System, sebuah machine learning open source buatan Google. TensorFlow merupakan induk dari machine learning-nya, sedangkan magenta merupakan pengembangan dari TensorFlow yang secara spesifik diciptakan untuk membuat karya seni.

Google memang dikenal gemar bereksperimen dengan beragam hal yang berhubungan dengan ilmu komputer. Istilahnya adalah, jika di kampus materi ilmu komputer seperti machine learning ini hanya akan jadi teori saja, tapi di Google machine learning benar-benar akan diterapkan untuk menjadi sebuah produk yang bermanfaat.

Satu karya Google Magenta, telah dipamerkan oleh Google beberapa hari yang lalu, atau tepatnya pada tanggal 1 Juni lalu. Karya pertama hasil generate otomatis dari machine learingnya google tersebut bisa Anda dengarkan disini. Google menyebut karya pertamanya tersebut dengan sebutan Gogole Magenta Sample Music.

Menurut keterangan di laman GitHub-nya Magenta, tim pengembang mengatakan ada dua tujuan dari dibuatnya magenta. Tujuan pertama adalah untuk memajukan seni dalam bidang musik, video, gambar, serta teks. Sedangkan tujuan keduanya adalah sebagai upaya untuk membangun komunitas antara seniman, programmer, serta peneliti machine learning. 

Google Magenta Bukan Yang Pertama

Google Magenta bukan hal pertama dari eksperimen Google untuk menciptakan seni dari mesin. Perusahan ini sebelumnya  telah menciptakan algoritma DeepDream. DeepDream merupakan pengembangan dari ilmu jaringan saraf tiruan (artificial neural networks) yang digunakan oleh Google untuk menciptakan karya seni lukis.

Secara sederahana Google DeepDream bekerja dengan cara: manusia memberikan beberapa gambar ke dalam program DeepDream, kemudian AI (Artificial Intelligent) di DeepDream akan mengetahui objek apa yang dikirim apakah itu burung, kucing, gunung, dan lain sebagainya. Banyaknya gambar yang masuk membuat DeepDream jadi bisa mengidentifikas dan mengenali objek yang ada di gambar dan dia mampu mengelompokannya berdasarkan pada kemiripan antar objek. Setelah DeepDream memiliki database dan kecerdasan untuk membedakan objek, kemudian pengguna bisa upload foto ke DeepDreamGenerator yang akan dibuat menjadi karya artefak morphing yang aneh. Foto yang dihasilkan dibuat berdasarkan pada kemiripan yang muncul pada gambar. Misal, jika ada objek mirip kucing maka akan diubah menjadi kucing. DeepDream bisa anda coba melalui web berikut.