Google Allo Diunduh Sejuta Kali Lebih Dalam Tiga Hari Peluncuran

Aplikasi Chatting Google Allo

Baru saja diluncurkan, Google Allo yang merupakan Aplikasi Chatting pintar buatan Google sudah diunduh lebih dari 1 Juta Kali dalam tiga hari sejak peluncurannya. Ternyata masyarakat merespon kehadiran Allo ini dengan sangat baik. Bila begini terus apakah nantinya kehadiran Allo bisa mengantikan aplikasi chatting sejuta umat saat ini, yaitu Whatsapp.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Allo, Aplikasi Chatting Buatan Google

Akankah kehadiran Google Allo mengancam keberadaan Whatsapp.

Angka Unduhan Google Allo yang sangat tinggi tersebut, hanya untuk unduhan di Google Play Store. Belum di tambah dengan unduhan para pengguna iOS di Apple Store.  Melihat unduhan yang sangat tinggi di minggu pertama peluncuran, ternyata membuat  Pihak Google yakin bisa mengalahkan whatsapp sebagai aplikasi chatting sejuta umat saat ini. Tetapi masih ada PR untuk Google agar bisa mengalahkan Whatsapp. PR nya yaitu memastikan para pengunduh Allo, menjadi pengguna aktif. Agar nasib Allo tidak seperti pendahulunya yaitu Google Hangout.

Popularitas Allo dalam sekejap, telah melebihi Google Duo partner duetnya. Google Duo sendiri diluncurkan terlebih dahulu, tetapi respon pasar tidak sebaik untuk Google Allo. Padahal keduanya diperkenalkan secara bersamaan di ajang Google I/O 2016 beberapa Bulan yang lalu. Hanya saja Google Duo hanya sebagai aplikasi video calling.

Baca Juga : Inilah Beberapa Inovasi Google yang terungkap di Google I/O 2016

Tingginya tingkat antusiasme masyarakat terhadap Allo, adalah karena kepercayaan masyarakat kepada ekosistem layanan Google yang sudah sangat mapan. Dan Salah satu keunggulan Google Allo yang membuat masyarakat penasaran adalah berbagai fitur baru yang menarik.  Diantaranya adalah Fitur Google Asisten yang tidak ada di Aplikasi Chatting jenis yang lainnya. Sudah Prilude bahas dalam artikel yang lalu. Yaitu : Google Allo Resmi Dirilis, Google Asisten Fitur Paling Menarik

Namun, Google juga patut waspada terhadap berbagai Pihak yang mengatakan bahwa Aplikasi Chatting Allo ini berbahaya dan patut dihindari. Karena dengan adanya rumor tersebut, masyarakat menjadi ragu untuk menggunakan Allo sebagai sarana berkomunikasinya. Hal tersebutlah yang akan menghambat perkembangan Allo, dan sudah tentu akan menghalangi Allo untuk mengalahkan Whatsapp.

Baca Juga : Belum Juga Rilis, Google Allo sudah dilabeli Bahaya

Belum Juga Rilis, Google Allo sudah dilabeli Bahaya

Aplikasi Chatting Google Allo

Google Allo yaitu Aplikasi Chatting pintar buatan Google. Allo digadang-gadang akan bisa menyaingi Aplikasi Chatting sejuta umat saat ini yaitu Whatsapp. Karena Allo mempunyai fitur unggulan seperti chatbot Google Assistant dan Smart Reply. Allo pertama kali diperkenalkan dalam ajang Google I/O, di Sanfransisco beberapa bulan yang lalu. Duet Allo dan Duo saat itu menjadi primadona, dan banyak orang yang sudah menunggu kedatangan Mereka.

Baca Juga : Inilah Beberapa Inovasi Google yang terungkap di Google I/O 2016

Karena melihat respon pasar yang sangat antusis, walaupun Google Allo belum di rilis. Mulai Tanggal 16 Agustus 2016, lalu Google sudah memasangnya di Google Play Store. Hanya saja Aplikasi ini belum bisa diistal, hanya sebagai sarana untuk registrasi Allo saja. Jadi Bila sudah registrasi, nantinya bila Allo sudah siap dilaunching Kamu akan mendapat pemberitahuannya.

Namun belum juga dirilis, sudah banyak pihak yang menyatakan bahwa Google Allo ini tidak aman dan bahkan berbahaya. Seperti yang Prilude ulas dalam artikel sebelumnya yaitu : Snowden : Google Allo Tidak Aman!. Terus kenapa Allo dikategorikan Aplikasi Chatting yang tidak aman?

Benarkah Google Allo Berbahaya?

Sepertinya Google Allo merupakan Aplikasi Chatting yang belum juga dirilis, tetapi telah menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Salah satu yang kontra dengan kehadiran Allo adalah Edward Snowden. Snowden yang merupakan mantan kontraktor NSA (National Scurity Agency). Yang sudah jauh-jauh hari menyebutkan bahwa Allo tidak aman.

Kemarin Snowden kembali mengkritik pedas Google Allo lewat Akun Twitternya Tertanggal  Rabu 21 September. Beginilah apa yag dikatakan oleh Snowden:

“Apa itu #Allo? Sebuah aplikasi Google yang bisa merekam setiap pesan yang kalian kirim dan bisa diminta kepolisian,”

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Allo, Aplikasi Chatting Buatan Google

Snowden menambahkan bahwa Google Allo merupakan ancaman baru terhadap privasi pengguna internet. Pembocor ribuan dokumen rahasia. Dan menurut Snowden, Pemerintah Amerika Serikat telah melabeli Allo sebagai aplikasi yang ‘berbahaya’ dan harus dihindari. Memang kekurangan Allo adalah tidak adanya pengenkripsian pesan end- to-end, untuk percakapan personal dan grup.

Iran Ingin Aplikasi WhatsApp buka server di Negaranya

Aplikasi WhatsApp Messenger (pixabay), fitur baru Whatsapp

Iran, negara yang dikenal cukup sensitif soal keamanan negara, ingin agar semua aplikasi chatting termasuk Aplikasi WhatsApp, Aplikasi Telegram,BBM dan sebagainya untuk buka server di Negaranya. Hal tersebut berkaitan dengan keinginan pemerintah Iran untuk bisa memantau semua percakapan dengan alasan demi keamanan Negara.

Pemerintah Iran ingin bisa melacak percakapan pribadi dari Aplikasi Messenger, seperti yang dikutip Prilude dari TechCrunch (31/5). Sebelumnya, telah banyak media sosial yang diblokir oleh Iran, dan nampaknya pemerintah Iran ingin kontrol yang lebih mendalam.

Baca Juga: Whats App di Blokir Lagi di Brazil

Aplikasi WhatsApp dan Telegram Makin Populer

Disisi lain, Aplikasi WhatsApp dan Telegram memiliki jumlah pengguna yang terus bertambah di Iran, dan pemerintah tidak memiliki kontrol terhadap apa yang dibicarakan pada aplikasi tersebut. Pengguna di Iran bisa membuat group telegram dengan ratusan anggota. Hal tersebutlah yang membuat Iran khawatir jika group di Telegram maupun WhatsApp digunakan untuk memperbincangkan aksi pemakjulan terhadap pemerintah.

Namun sayangnya, pemindahakn server ke Iran bukanlah solusi yang baik. Pasalnya, Aplikasi WhatsApp melakukan enkripsi end-to-end pada percakapannya. Oleh karena itu, meskipun datanya ada di negara Iran, namun pemerintah Iran tetap tidak bisa membaca isi dari percakapan.

Hal yang sama juga dilakukan oleh iMessage buatan Apple. Aplikasi Chatting ala Apple tersebut melakukan enkripsi end-to-end, sehingga yang bisa membaca percakapan hanyalah pihak pengirim dan juga penerima pesan. Begitu juga dengan Telegram, sejak awal aplikasi ini sudah konsisten untuk menerapkan enkripsi end-to-end. Bahkan telegram merupakan salah satu pelopor dalam menjaga privasi pengguna.

Namun demikian, ada beberapa aplikasi messenger, yang tidak melakukan enkripsi end-to-end, diantaranya yaitu Google Allo.

Baca Juga : Snowden : Google Allo Tidak Aman!

Blokir Internet Tidak Efektif

Seperti halnya negara lain yang melakukan pembatasan terhadap koneksi internet, selalu saja ada jalan untuk membuka dan mengupdate status di akun facebook maupun twitter. Masyarakat Iran bisa menginstall aplikasi VPN yang memungkinkan mereka untuk mengakses situs-situs yang diblokir tanpa ketahuan oleh ISP. Namun tampaknya, kali ini pemerintah Iran tidak ingin memblokir, melainkan ingin memiliki kontrol yang lebih terhadap data percakapan.

Berita Terbaru

Snowden : Google Allo Tidak Aman!

Aplikasi Chatting Google Allo

Beberapa saat yang lalu, melalui helatan akbar Tahunan, Google memperkenalkan Aplikasi Chatting terbaru buatan mereka bernama Google Allo. Allo sejatinya diciptkan oleh Google untuk mengikis dominasi WhatsApp dalam ranah Aplikasi Messenger.

Baca Juga : Inilah beberapa inovasi yang terungkap di Google I/O 2016

Benarkah Google Allo Tidak Aman?

Belum juga diluncurkan secara masal, Allo mendapatkan kritik tajam dari berbagai pihak. Salah satu pihak yang memberikan kritik terhadap Google Allo adalah Edward Snowden. Snowden yang merupakan mantan kontraktor NSA (National Scurity Agency) mengungkapkan bahwa Google Allo tidak aman.

Alasan utama yang diungkap oleh Snowden adalah bahwa Allo tidak melakukan enkripsi end-to-end secara default. Fasilitas enkripsi end-to-end hanya muncul ketika pengguna mengaktifkan fitur Incognito. Snowden mengatakan ini sangat berbahaya, seperti yang Prilude kutip dari newseveryday (26/5).

Baca Juga : Google Allo Resmi Dirilis, Google Asisten Fitur Paling Menarik

Snowden sendiri menyayangkan sikap Google yang tidak menyediakan fitur ini sebagai fitur bawaan. Padahal disisi lain, sainganan Google Allo seperti Telegram, WhatsApp sudah menyediakan ini sebagai fitur default.  Hal inilah yang membuat Snowden mengklaim Allo tidak aman dan tidak layak digunakan sebagai aplikasi Chatting sehari-hari. 

Google Allo sendiri merupakan produk percobaan lainnya dari Google. Setelah beberapa saat lalu Google telah menyedikan aplikasi Chatting seperti Google Talk yang kemudian di ganti sama hangout. Menurut sejarahnya, sampai saat ini belum ada satupun aplikasi Chatting buatan Google yang bisa menjadi pemimpin di pasar. Menanggapi hal tersebut, pihak Google kemudian menciptakan Duet maut Allo dan Duo. Kedua produk diperkenalkan pada gelaran Google I/O 2016 kemarin. Dan diharapkan nantinya akan menguasai pasar dan bisa mengalahkan aplikasi chatting sejuta umat saat ini, Yaitu Whatsapp.

Google memiliki sejumlah kelebihan dari kekurangan, kelebihan yang paling menonjol diantaranya adalah fitur Incognito yang memungkina percakapan dilakukan secara rahasia, dan yang menarik Allo akan bisa menghapus riwayat Chatting sesaat setelah chatting berakhir. Selain itu katanya Allo dilengkapi dengan Google asisten yang ditanamkan dalam aplikasinya. Menarik bukan?

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi

Kelebihan dan Kekurangan Allo, Aplikasi Chatting Buatan Google

Aplikasi Chatting Google Allo

Aplikasi Chatting Allo yang baru di  perkenalkan Google dalam Google I/O 2016 kemarin, ternyata mulai membuat Publik bertanya-tanya. Apakah keistimewaan-nya?, sehingga Aplikasi ini di gadang-gadang oleh Google sendiri bisa mengalahkan Aplikasi Chatting sejuta umat saat ini, yaitu Whats App.

Baca Juga : Snowden : Google Allo Tidak Aman!

Marilah kita intip apa sajakah keunggulan atau keistimewaan Allo:

  1. Yang pertama fitur Whisper out, kelebihannya bisa mengatur ukuran teks yang akan Kamu kirim, cukup meng-scroll seek bar ke atas atau ke bawah . Ini adalah salah satu inovasi Google yang belum ada di Aplikasi Chatting lain.36.1
  2. Selanjutnya, bila Kamu ingin mengirim gambar, cukup menariknya saja. Gambar tersebut bisa Kamu beri keterangan dengan mencorat-coretnya.
  3. Kelebihan yang ketiga adalah adanya fitur Smart Reply. Fitur ini di pergunakan bila ingin membalas Chatting dengan cepat tanpa mengetik satu huruf pun. Cukup memencet smart reply dan pilih iya atau tidak.
  4. Yang ke-empat. Google mengintegrasikan Google Assisten-nya ke Aplikasi Chatting ini. Jadi kamu bisa mencari restaurant atau tempat dengan lebih mudah, hanya tinggal menariknya ke kolom Chating.
  5. Yang terakhir adalah Incognito Mode, atau mode penyamaran. Keunggulan mode penyamaran ini adalah  memungkinkan kalian chatting secara privasi dengan enkripsi end-to-end, notifikasi yang tak terlihat, dan semua obrolan akan hilang selamanya setelah chatting berakhir

Baca Juga : Inilah Beberapa Inovasi Google yang terungkap di Google I/O 2016

Poin yang terakhir tersbut menegaskan salah satu kelemahan dari Allo. Karena ternyata pesan yang di kirim pengguna tidak di enkripsi oleh Aplikasi Allo ini. Hanya apabila pengguna menggunakan mode Penyamaran, pesan baru di enkripsi end-to-end.

Tidak di enkripsinya pesan pengguna di Aplikasi Allo ternyata membuat Gerah kepala dari Tim keamanan Produk Google Thai Duong. Thai Duong menginginkan semua pesan yang terkirim lewat chattingan semua  ter-enkripsi dan menjadi pengaturan Default dari Allo, untuk menjaga Keamanan dan Privasi pengguna tetapi tidak harus di hapus setelah Pengguna keluar dari Chatting seperti halnya Whats App, dan pengguna juga bisa di beri pilihan untuk menghapus atau tidak percakapannya saat keluar dari Aplikasi ini.

Untuk saat ini Aplikasi Chatting pintar ini belum di luncurkan untuk umum, tetapi Kamu bisa daftar di muka bila nantinya Aplikasi Gooogle Allo ini siap di luncurkan ke pasaran. Silahkan Cari di Play Store dengan nama “Google Allo” , bila ingin mendaftar.