Kini di Instagram bisa Live streaming, Pakai Fitur Instagram Stories

Sumber Gambar : Techcrunch. Fitur Instagram Stories

Instagram rupanya tak mau kalah dengan aplikasi sosial media lain seperti Facebook, Snapchat, Periscope Twitter yang sudah mempunyai fitur live streaming. Fitur Live streaming sendiri memungkinkan pengguna untuk mengunggah video secara langsung, dan langsung bisa di lihat oleh pengguna lainnya. Nah menurut kabar yang bisa dipercaya, sosial media berbagi foto dengan pengguna lebih dari setengah milyar ini, juga akan mengikuti jejak teman-temannya yang sudah lebih dulu mempunyai fitur live straming.

Baca Juga : Jejaring Sosial Twitter, Tak Laku Di Jual dan Nilai Sahamnya Merosot

Fitur Live Straming nantinya masuk ke Salah Satu fitur Instagram Stories.

Kabar mengejutkan tentang keberadaan live streaming di Instagram tersebut di muat dalam T Journal asal Rusia. Yang mengatakan bahwa akan ada fitur baru di Instagram stories, yang saat ini telah memasuki masa uji coba. Yaitu fitur live streaming.  T Journal juga memberikan bukti tentang kebenaran beritanya tersebut dalam sebuah gambar sreen shoot Aplikasi. Berikut ini adalah gambar yang dimaksud.

Sumber Gambar : T Journal. Fitur Live streaming
Sumber Gambar : T Journal. Fitur Live streaming

Baca Juga : Kenapa Google Dukung Ahok? Inilah Alasan Logisnya.

Dalam gambar antarmuka screen shoot yang di unggah oleh T Journal diatas, terlihat bahwa ada icon dan  tulisan live, di deretan akun instagran stories. Dan  masih menurut T Journal, bila Kita menekan ikon tersebut maka akan diarahkan ke popular live broadcasts. Tetapi karena fitur tersebut belum jalan, maka belum bisa ditampilkan di sini.

 

Sumber Gambar : T Journal. Fitur live streaming di Instagram Stories
Sumber Gambar : T Journal. Fitur live streaming di Instagram Stories

Baca Juga : Facebook Luncurkan Jejaring Sosial Untuk Corporate Bernama Workplace

Dalam foto yang diunggah oleh T Journal tersebut terlihat bahwa seseorang sedang mencoba fitur live streaming tersebut. Saat orang tersebut menekan icon Go insta!, maka video live streaming dirinya akan langsung tersebar ke teman-temannya. “Go Insta” sendiri, diprediksi merupakan fitur live streaming milik Instagram nantinya.

Namun Pihak Instagram sendiri sampai saat ini masih belum mau berkomentar mengenai fitur live streaming ini. Namun, fitur live streaming ini sudah bisa diakses oleh sebagian pengguna di Rusia, dalam Aplikasi versi Beta untuk android. Dan respon masyarakat di Rusia, sangatlah antusias untuk menanti kehadiran fitur live streaming ini secara resmi.

Jejaring Sosial Twitter, Tak Laku Di Jual dan Nilai Sahamnya Merosot

Ilustrasi Jejaring Sosial Raksasa Twitter

Siapa sih yang tidak tahu Twitter. Sebuah jejaring sosial terkenal dan banyak pemakainya pada zamannya. Namun Kini, Twitter seolah mulai ditinggalkan oleh penggunanya. Time line mulai sepi dan kalaupun ada postingan, rata-rata mereka hanya link foto dari Instagram.

Baca Juga : Facebook Luncurkan Jejaring Sosial Untuk Corporate Bernama Workplace

Sampai saat ini Perusahaan independen yang dipimpin oleh Jack Dorsey ini, masih berdiri sendiri. Tetapi ternyata keberadaannya mulai tergerus oleh para pesaing yang lebih diminati oleh pasar, seperti Facebook, Instagram dan yang sedang hangat-hangatnya yaitu Snapchat.

Twitter mulai menanggung kerugian besar, akibat pertumbuhan user yang stagnan. Sehingga perusahaan yang identik dengan burung ini, mau tak mau harus menjual sebagian sahamnya untuk tetap bertahan. Pada awal penawarannya, mulai dari Apple, Disney, Google dan perusahaan-perusahaan terkenal lain merasa tertarik untuk membeli. Namun kini mereka mundur, dan memutuskan untuk tidak jadi membeli. Lho kenapa ya?? Kasihan Twitter..

Baca Juga : Kenapa Google Dukung Ahok? Inilah Alasan Logisnya.

Twitter sedang kacau, karena ditinggal semua pembeli.

Twitter awalnya diminati oleh 4 buah perusahaan besar yaitu Apple, Disney, Google dan Salesforce. Namun tiga perusahaan besar yaitu Apple, Google dan Disney memutuskan secara sepihak untuk tidak jadi mengakuisisi. Terakhir yang bertahan yaitu perusahaan Salesforce. Namun akhirnya Salesforce-pun memutuskan untuk tidak jadi membeli, karena ditentang oleh para pemegang sahamnya.

Beginilah apa yang dikatakan oleh Pihak Salesforce, mengenai keputusan mereka yang tidak bisa di prediks,i yang Prilude Kutip dari Techcrunc Hari Minggu ini.

“Dalam hal ini kamilah yang mundur. Pembelian ini bukan hal yang tepat untuk kami,”

Baca Juga : Fitur Baru WhatsApp : Bisa Edit Foto dan Video Sebelum Dikirim

Semua peminat Twitter seperti Apple, Disney, Google dan Salesforce menilai bahwa harga jual  yang ditawarkan terlalu mahal. Karena saat ini Twiter sendiri sudah mengalami kerugian sebesar 400 Milyar Rupiah per tahunnya. Akibatnya semua peminat itu mundur,  Saham jejaring sosial ini pun mengalami kemerosotan sebesar 6,9% menjadi 16,57 Dolar Amerika per lembarnya. Dan sang CEO Jack Dorsey  pun terancam untuk di cabut dari posisinya.

Facebook Luncurkan Jejaring Sosial Untuk Corporate Bernama Workplace

Cara Melindungi Password Sumber Gambar :ytimg. Mark Zuckerberg Pendiri Facebook

Facebook yang saat ini merupakan jejaring sosial terbesar di dunia, resmi meluncurkan sebuah jejaring sosial yang diperuntukan untuk corporate. Jejaring sosial ini di beri nama Workplace. Marilah Kita lebih mengenal jejaring sosial Workplace di sini.

Baca Juga : Di Facebook Messenger Kini Kamu Bisa Ngobrol Secara Rahasia

Jejaring Sosial baru milik Facebook bernama Workplace.

Jejaring sosial besutan Facebook ini, memungkinkan setiap orang untuk berkomunikasi dengan rekan kerja, dengan lebih mudah. Secara tampilan Workplace mirip dengan grup di Facebook. Hanya saja di sini, tidak ada anak-anak alay yang memposting keseharian mereka yang tidak penting. Di sini hanya ada rekan kerja, karena untuk mendapat sebuah akun di sini tidak semudah membuat akun di FB.

Beginilah apa yang dikatakan pihak FB mengenai Workplace, yang diungkapkan dalam sebuah wawancara pada hari ini.

“Workplace lebih dari sekadar berkomunikasi antarmeja maupun ruangan di dalam sebuah kantor. Kami terkejut dengan banyaknya pengguna Workplace mulai dari perusahaan pengiriman barang hingga perbankan. Kini, ada lebih dari 1.000 organisasi di seluruh dunia yang menggunakan Workplace”

Baca juga : Facebook Hadiahi Video Manis Bagi Yang Berulang Tahun

Walaupun masih terbilang baru dan untuk mendapat akunnya harus berbayar 3 Dolar Amerika per-orang, Workplace langsung diminati oleh banyak perusahaan. Saat ini sudah ada 1000 lebih perusahaan yang membuat grup di jejaring sosial ini.

Terus apa sih keistimewaan Workplace ini, sehingga banyak perusahaan yang mendaftarkan grup mereka di sini? Workplace sendiri masih membawa semua fitur utama dari FB, misalkan adanya News feed, live rection, searc, grup, video streaming, hingga adanya messenger.

Baca juga : Keren, facebook kini bisa mengerti update status fb kamu tentang apa

Di samping fitur utama dari FB, ternyata Workplace masih punya fitur unggulan lain yang membuat banyak perusahaan berlomba-lomba mendaftar. Salah satu fitur tersebut adalah fitur Dashboard yang memiliki analisis, dan single sign on sehingga memudahkan kolaborasi antara karyawan.

Fitur lain yang terdapat di Workplace ini antara lain adanya alat pemantau untuk tim TI, dan bisa terhubung dengan aplikasi pihak ke 3 lain yang mendukung pekerjaan seperti Windows, Ping, Okta dll. Ditambah ruang penyimpanan yang tidak terbatas untuk data, membuatnya sempurna dipakai oleh corporation.

Di Facebook Messenger Kini Kamu Bisa Ngobrol Secara Rahasia

facebook messenger

Kabar bahagia datang dari jejaring sosial raksasa besutan Mark Zuckerberg, yaitu Facebook. Pasalnya salah satu fitur di Facebook, yaitu Facebook Messenger kini mempunyai keamanan yang lebih ditingkatkan, dengan adanya enkripsi end to end. Yang apabila dinyalakan percakapan yang Kamu lakukan tidak dapat dilihat oleh siapapun.

Baca Juga : Facebook Messenger ‘Paksa’ Pengguna Aplikasi SMS Untuk Pindah

Facebook Messenger Kini pakai enkripsi end to end.

Sebenarnya apa sih enkripsi end to end itu? Intinya pesan yang dikirim oleh pengguna hanya bisa di buka oleh penerima. Tidak ada seorang pun yang dapat membajaknya, Pihak facebook sendiri pun tidak akan bisa membukanya.

Yang membuat fitur terbaru ini makin istimewa adalah Kamu bisa mengatur waktu durasi penyimpanan pesannya. Saat waktu penyimpanannya habis, maka pesan tersebut akan secara otomatis terhapus. Tidak ada seorang pun yang bisa melihatnya kembali.

Baca juga : Pria Berusia 28 Tahun Di Tembak Mati Saat Bermain Facebook Live

Terus bagaimanakah cara penggunan fitur percakapan rahasia tersebut? Oke, marilah kita bahas langkah langkahnya di sini:

  1. Langkah yang pertama tentu saja Kamu harus membuka Aplikasi Messanger-nya Facebook. Kalau belum di download, sikahkan download terlebih dahulu di Play store atau di Apple store bagi kamu para pengguna iPhone.
  2. Selanjutnya kamu harus mengklik ikon bulat bergambar orang.  Lalu pilih secrets conversation, dan tekan “Ok”.
  3. Setelah itu kembali ke menu utama. Pilih write messenge dan tekan lah ikon gembok di kanan atas untuk Kamu para pengguna HP Android. Namun untuk para pengguna iOS, tekanlah tulisan “secrets”, yg ada di kanan atas juga sebelum mengirim pesan.
  4. Langkah selanjutnya, pilihlah orang yang akan di ajak ngobrol secara rahasia. Nah, disini pastikan orang yang ingin Kamu ajak ngobrol juga sedang memakai fitur secrets conversation ini. Karena bila penerima sedang tidak menggunakan fitur ini, pesan Kamu tidak akan terkirim.
  5. Terakhir aturlah durasi penyimpanan pesan. Caranya dengan mengklik ikon jam di sudut kanan bawah. Pengaturan paling cepat adalah 5 detik, dan paling lama satu hari.

Baca Juga : Keren, facebook kini bisa mengerti update status fb kamu tentang apa

Sebagai catatan, waktu penyimpanan pesan ini akan berbeda bila dilihat dari sudut pandang pengirim dan penerima pesan. Misalkan waktu yang ditentukan 5 detik, sang pengirim pesan hanya akan bisa melihatnya 5 detik setelah pesan dikirim. Tetapi sang penerima hanya akan melihatnya 5 detik sesudah dia pertama kali membukanya. Sebelum pesan tersebut dihapus secara permanen.

Mark Zuckerberg Sedikit Menjual Saham Facebook Untuk Tepati Janjinya

Cara Melindungi Password Sumber Gambar :ytimg. Mark Zuckerberg Pendiri Facebook

Kemarin-kemarin pendiri jejaring sosial terbesar di dunia Facebook, mengatakan bahwa dirinya akan mendonasikan saham Facebook miliknya sebesar 99% untuk amal. Nah kini, Mark Zuckerberg mulai menjual sedikit saham miliknya untuk menempati ucapannya tersebut.

Baca Juga : Facebook Hadiahi Video Manis Bagi Yang Berulang Tahun

Mark Zuckerberg menjual 768.000 lembar saham miliknya seharga 1,2 Triliun Rupiah.

Untuk menempati janjinya pada Tahun 2015 yang lalu, Pada jumat kemarin tepatnya Tanggal 19 Agustus 2016 Mark mengajukan dokumen kepada otoritas bursa saham Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat. Dokumen tersebut berisi keterangan bahwa Mark akan menjual 768.000 lembar sahamnya, yang bernilai 95 Juta Dolar Amerika, atau kalau yang dirupiahkan seharga 1,2 Triliun.

Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan bahwa Mark bukan hanya ingin mencairkan sahamnya saja, tetapi benar-benar ingin menempati ucapannya yaitu akan memberikan 99% sahamnya untuk amal.

Baca Juga : Bos Facebook Mark Zuckerberg, Kini Perketat Keamanannya

Namun, ternyata Mark Zuckerberg belum sepenuhnya menepati janji. Karena hanya menyumbangkan 768.000 lembar saham senilai 95 Juta Dolar. Jauh dari janjinya yang seharusnya menyumbang sampai 396 Juta lembar saham, karena saat ini tercatat Mark Zuckerberg masih memiliki 400 Juta lembar saham di Facebook. Atau kalau di Rupiahkan Mark, seharusnya menyumbang sampai 4,5 Miliar Dolar Amerika (senilai 618 Triliun rupiah)

Tahun 2015 yang lalu, Mark mengatakan bahwa ingin mendonasikan uangnya di bidang kesehatan, pendidikan, akses Internet, dan memajukan potensi manusia serta mempromosikan kesetaraan. Namun, saat ini Mark belum memutuskan untuk bidang manakah akan mendonasikan hasil penjualan sahamnya tersebut.

Baca Juga : Facebook Messenger ‘Paksa’ Pengguna Aplikasi SMS Untuk Pindah

Pihak Facebook menolak untuk diwawancarai mengenai donasi Mark yang lebih kecil dari seharusnya ini. Malah kini mereka mengatakan akan membatasi pengeluaran untuk donasi hanya sebesar Satu miliar dolar per-Tahun. Loh bagaimana ini?

Banyak kritik yang diajukan kepada Mark mengenai masalah Donasi ini. Banyak media yang tak segan untuk menertawakan keputusan Mark tersebut, dan ada juga yang memilai Mark hanya menghindari pajak keuntungan modal. Karena banyak yang menilai bahwa Mark  sebenarnya hanya mentransfer sahamnya tersebut kepada Chan Zuckerberg Initiative LLC. Perusahaan tersebut adalah perusahaan milik Mark Zuckerberg sendiri dan Istrinya.

Facebook Hadiahi Video Manis Bagi Yang Berulang Tahun

Video Ulang Tahun Dari Facebook

Jejaring sosial raksasa Facebook, kembali melakukan sebuah inovasi yang akan membuat para penggunanya yang sedang berulang Tahun lebih berbahagia. Ya, jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini menghadiahkan sebuah video yang amat sangat manis untuk mereka yang sedang berulang tahun. Mau Tahu Video nya seperti apa? Mari Kita berulang Tahun terlebih dahulu, he..

Baca Juga : Bos Facebook Mark Zuckerberg, Kini Perketat Keamanannya

Facebook hadiahi video ulang tahun

Satu hari setelah penggunanya berulang tahun, Video ulang tahun tersebut nantinya akan muncul di  News Feed pengguna. Pengguna bisa menontonnya seorang diri atau bahkan bisa membagikannya ke time line jika perlu. Bahkan jika penggunanya merasa ada yang kurang atau salah, mereka bisa mengeditnya sebelum di bagikan kepada teman teman. Seperti yang dikatakan oleh Pihak Facebook berikut ini.

“Anda dapat memilih untuk membagikan video tersebut ke timeline Anda untuk mengucapkan terima kasih kepada teman-teman, serta membagikan video tersebut dengan pengguna lainnya, atau menikmati video tersebut untuk diri sendiri. Anda juga bisa mengeditnya sebelum membagi videonya,”

Jadi cara kerjanya adalah sistem megumpulkan foto yang diupload oleh orang yang berulang tahun tersebut, dan foto yang di tag oleh teman saat hari ulang tahunnya.  Termasuk ucapan selamat dari teman-teman yang berulang tahun. Setelah itu Mereka akan menggabungkannya menjadi sebuah video ulang Tahun lengkap dengan gambar, tulisan, musik dan animasi.

Baca Juga : Facebook Messenger ‘Paksa’ Pengguna Aplikasi SMS Untuk Pindah

Video yang manis tersebut berdurasi selama 45 detik. Dimulai dengan adaya animasi kue ulang tahun bertingkat dan lilin yang menyala diatasnya. Kemudian dilanjutkan dengan slide show foto dan ucapan selamat ulang tahun dari teman dan keluarga yang dikemas secara manis dan mengharukan.

Kejutan Bagi yang sedang berulang tahun
Kejutan Bagi yang sedang berulang tahun

Pihak Facebook berharap dengan adanya fitur video ini, mereka bisa lebih memberikan kebahagiaan kepada para penggunanya di hari bahagianya. Fitur video ini mulai bisa dinikmati oleh para pengguna media sosial terbesar Facebok pada minggu ini.

Baca Juga : Pria Berusia 28 Tahun Di Tembak Mati Saat Bermain Facebook Live

 

‘Secret Conversation Messenger’ Pastikan Pesan Gak Bisa di Intip

facebook messenger

Facebook kembali menyedikan fitur baru untuk layanan pesan kesayangannya, Messenger. Berdasarkan rilis oleh Facebook dikatakan bahwa mereka sedang menyiapkan fitur keamanan yang memungkinkan pengguna messenger untuk berchatting ria tanpa khawatir akan diintip oleh orang lain. Fitur keamanan tersebut menyediakan enkripsi end-to-end. Facebook menyebutnya dengan secret conversation messenger. 

Mulai hari ini, Sabtu (9/7) secret converstaion messenger akan mulai bisa dinikmati oleh pengguna facebook secara terbatas. Secara teknis mereka memang masing menguji coba layanan ini sehingga layanan ini belum bisa digunakan oleh seluruh pengguna messenger. 

Fitur secret conversation messenger, memberikan jaminan pesan hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima saja. Itu artinya, facebook sendiripun tidak akan pernah tahu isi dari pesan yang dikirim oleh penggunanya.

Sebagai tambahan jaminan keamanan yang lebih baik, facebook pun menambahkan fitur pesan berbatas waktu ala BBM. Dengan menggunakan fitur tersebut, pesan yang dikirim dan diterima akan lebih aman karena akan secara otomatis dihapus manakala telah mencapai masa kadaluarsa. Pengguna bisa mengatur kapan pesan tersebut akan kadaluarsa sehingga meski handphone kita dicuri oleh lain, tetap orang lain tidak akan bisa membaca pesan yang kita kirim maupun terima.

Menurut David Markus (wakil presiden produk perpesanan facebook) Secret Converstation Messenger saat ini hanya bisa dinikmati oleh pengguna android dan iOS. Itu artinya, fitur ini belum berjalan pada situs facebook, maupun layanan messenger.com. Seperti yang prilude kutip dari laman techcrunch Sabtu (9/7).

“Kami ingin membuat messenger menjadi aplikasi perpesanan utama, dan sementara kami telah memiliki berbagai fitur keamanan rasanya kami masih memerlukan fitur keamanan ekstra yang lebih baik” ujar Marcus. Dewasa kini untuk bisa menjadi aplikasi perpesanan memang mutlak perlu ada enkripsi end-to-end. Hal tersebut dikarenakan aplikasi chatting lainnya telah menyediakan fitur terebut.

Secret Conversation Messenger Tidak Default Aktif

Hal yang disayangkan dari fitur ini adalah, bahwa pengguna harus mengaktifkan fitur ini tersebut dahulu. Itu artinya, dia tidak aktif secara otomatis. Perlakuan ini mirip dengan layanan pesan Google Allo. Diberitakan sebelumnya oleh Prilude bahwa enkripsi end-to-end di Google Allo juga perlu campur tangan pengguna untuk mengaktifkannya.

Hal tersebut pernah di kritik oleh pakar keamanan dan juga mantan pegawai NSA, Edward Snowden. Snowden pernah mengatakan bahwa Google Allo sangat payah, karena fitur enkripsi tidak disediakan secara default. 

Baca Juga : Snowden : Google Allo Tidak Aman!

Namun, markus bersikeras bahwa fitur tersebut harus bisa diaktifkan dan dinonaktifkan oleh pengguna. Pengguna harus memiliki kontrol terhadap fitur end-to-end. Salah satu pertimbangan dari Markus adalah bahwa pengguna messenger memiliki hak untuk mengirim konten kaya seperti GIF, Video, dan Payment di Messenger. Ya, dengan kata lain, kita tidak bisa mengirim Konten Kaya ketika sedang berada pada modus aman.

Bos Facebook Mark Zuckerberg, Kini Perketat Keamanannya

Cara Melindungi Password Sumber Gambar :ytimg. Mark Zuckerberg Pendiri Facebook

Mark Zuckerber Sang pendiri Facebook yang baru-baru ini kena Hack akibat keteledorannya menggunakan password yang sama untuk beberapa akun, kini ternyata mula belajar dari pengalaman. Mark Zuckerberg kini sadar bahwa dirinya adalah orang yang rentan untuk kena hack, karena berbagai alasan.

Baca Juga : LinkedIn Bocor, Mark Zuckerberg pun Kena Hacker

Salah satu alasan yang paling konyol yaitu karena Sang Hacker akan merasa bangga bila berhasil meng-hack Mark. Dan tentu saja Hacker tersebut akan terkenal nantinya. Nah, untuk meminimalisir dirinya di-hack kembali, kali ini Mark Zuckerberg menutup semua alat perekam yang berada di sekelilingnya, termasuk webcam dan juga mic di laptopnya.

Ini Buktinya

Sumber Gambar: Detik. Mark saat perayaan Intagram 500 Juta Pengguna
Sumber Gambar: Detik. Mark saat perayaan Instagram 500 Juta Pengguna
Sumber Gambar : Detik. Kelakuan Bos Facebook dengan Selotipnya.
Sumber Gambar : Detik. Kelakuan Bos Facebook dengan Selotipnya.

Baca Juga : Instagram Mempunyai Pengguna Mencapai 500 Juta

Apa Tanggapan Para Ahli Mengenai Kelakuan Bos Facebook ini?

Kelakuan Bos Facebook yang menutup Webcam dan Mic Laptop-nya memang sempat menuai opini publik. Termasuk para pakar sekuriti dunia. Dan para pakar tersebut memang membenarkan keputusan Mark untuk melindungi dirinya dari Hacker tersebut. Beginilah kata profesor Alan Woodward, ahli sekuriti di University of Surrey, Inggris sana.

“Ada begitu banyak malware bisa mengakses bagian fisik komputer untuk mengobservasi dan mendengarkan user. Jadi sangat masuk akal memasang selotip di webcam. Bahkan aku tak tahu mengapa tidak ada manufaktur yang menjual laptop di mana webcam bisa ditutup,”

Baca Juga : Jangan Seperti Mark, Ini Lah Cara Melindungi Password Akun Medsos Kamu

Tetapi Profesor Alan juga menjelaskan bahwa menutup microphone dengan selotip tidak se-efektif menutuip webcam denan selotip. Karena suara tetap bisa menembus selotip tersebut dengan mudah. Jadi kalau Kita ingin mematikan fungsi microphone pada Lapotop diperlukan Switch fisik.

Ternyata Mark Zuckerberg bukan satu-satunya orang penting yang menutup webcam Lapotopnya dengan selotip. Seorang Direktur FBI yang bernama James Comey, juga telah lama menutup webcamnya dengan selotip. Apa Kamu mau melakukannya? Silahkan saja bila Kamu anggap dirimu terancam di-hack.

Facebook Messenger ‘Paksa’ Pengguna Aplikasi SMS Untuk Pindah

Facebook Messenger (Flickr)

Facebook baru saja memperbaharui aplikasi messenger-nya. Aplikasi perpesanan instan besutan facebook tersebut menawarkan fitur baru, diantaranya ialah intergrasi dengan SMS. Dengan menggunakan messenger untuk android versi terbaru, pengguna bisa memindahkan aplikasi SMS dari aplikasi bawaan android ke Facebook Messenger. Namun sayangnya, facebook “terkesan memaksa” penggunanya untuk menggunakan layanan SMS terintegrasi dengan Messenger.

Baca Juga: Yahoo Messenger Akan Dibunuh Agustus Mendatang

Hal terebut ditandai dengan pop up Facebook Messenger yang hanya menampilkan pesan “OK” saja serta tulisan setting berukuran kecil dibawahnya. Ya, Anda tidak bisa menemukan tombol “Tidak” di dalamnya. Itu merupakan pemaksaan dari Facebook agar penggunanya beralih menggunakan Facebook Messenger daripada aplikasi SMS bawaan. Dengan tidak adanya tombol “No”, sebetulnya bukan berarti kita tidak bisa menolak tawaran Facebook tersebut. Menolak masih bisa, namun sayangnya menu untuk mengembalikan SMS ke aplikasi bawaan berada ditumpulan menu-menu lainnya sehingga dirasa amat menyulitkan.

Baca Juga: Quick Quotes Menjadi Fitur Baru di Whatsapp Messenger

Beberapa orang menganggap bahwa ini bertentangan dengan peraturan yang telah di tetapkan oleh Google. Amir Efrati, seorang mantan jurnal Wall Street Journal mengatakan dalam twit-nya. “Prompt (Pop Up-Red) yang sangat agresif dari facebook untuk memasukan SMS ke messenger, tidak ada tombol “No”, Sebuah pelanggaran terhadap kebijakan Google Play?”.

Berdasarkan informasi yang kami kutip dari Engadget (21/6), aplikasi facebook tersebut semestinya melanggar peraturan Google Play. Bagian yang dilanggar adalah pada ketentuan “Kami Tidak Mengizinkan: Aplikasi yang mengubah setelan atau fitur perangkat dengan persetujuan pengguna tetapi melakukannya dengan cara yang tidak mudah dikembalikan.” Kebijakan tersebut bisa Anda lihat disini.

Bukan Hanya Facebook Messenger

Sebetulnya, bukan kali ini saja facebook melakukan pemaksaan kepada pengguna. Beberapa saat yang lalu, facebook juga kedapatan melakukan pemaksaan kepada pengguna untuk menginstall aplikasi Facebook Moments. Pada kasus tersebut, pengguna diancam akan dihapus foto yang disinkronkan secara otomatis ke server facebook jika dia tidak menginstall aplikasi facebook moment.

Baca : Demi Meningkatkan Jumlah Download Facebook Moments, Facebook Ancam Hapus Foto Penggunanya

Berita Terbaru

Pria Berusia 28 Tahun Di Tembak Mati Saat Bermain Facebook Live

Facebook Live (ilustrasi/youtube)

Amerika Serikat, sebuah negara adidaya yang oleh sebagian orang dianggap polisi-nya dunia ternyata saat ini sudah tidak bisa dibilang negara aman lagi. Negeri paman sam kini berduka kembali. Setelah sebelumnya terjadi tragedi penembakan brutal yang dilakukan oleh Omar Mateen di Orlando kali ini penembakan terjadi kembali di Chicago. Seorang laki-laki yang baru saja menginjak masa dewasa, Antonio Perkins (28) ditembak mati oleh orang tidak dikenal saat melakukan facebook live.

Seperti yang diberitakan oleh CBSNews(17/6) Pria berkulit hitam tersebut dibunuh saat melakukan facebook live. Facebook live sendiri merupakan layanan live broadcast yang disediakan oleh facebook sebagai bagian dari usahanya untuk menjegal periscope.

Baca Juga : Demi Meningkatkan Jumlah Download Facebook Moments, Facebook Ancam Hapus Foto Penggunanya.

Dalam video berdurasi 14 Menit terlihat Perkins sedang melakukan live broadcast ke beberapa orang temannya di facebook. Tidak berselang lama terdengan suara tembakan begitu keras. Seketika Perkins pun terkapar ke tanah. Dari bagian leher dan kepalanya darah mengalir deras. Orang-orang yang ada di sekitar ikut berteriak sebagai ekspresi dari ketakutannya. Terdengar sayup-sayup orang-orang berusaha untuk memanggil ambulan. Namun sayang, pria yang dikenal berperangai baik tersebut nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Ayah Perkins, Daniel Cole mengatakan “Anak saya adalah anak yang baik, dia tidak terlibat hal negatif apapun, kesehariannya dia hanya bekerja dan mengurus anaknya.”

Akankah Facebook Live Jadi Tempat Berbagi Video Kekerasan?

Di Chicago saja, ini merupakan kali kedua Facebook Live menayangkan Video penembakan. Tercatat pada tanggal 31 Maret lalu, seorang pria berusia 31 tahun tergeletak mati setelah ditembak. Saat ditembak, pria tersebut sedang jalan-jalan di trotoar sambil memegang handphone dan melakukan facebook live.

Selain itu, kejadian serupa juga terjadi di Prancis. Di tengah semarak Euro 2016, ada seorang simpatisan ISIS yang menebar teror. Pada hari selasa lalu (14/6) simpatisasn ISIS melakukan penembakan terhadap seorang Komandan Polisi dan Kawannya. Sesaat setelah melakukan penembakan dia mengambil handphone dan melakukan Facebook Live. Pada live broadcast yang dia sebar, dia menyampaikan seruan untuk melakukan jihad terhadap seluruh komunitas muslim, seperti yang Prilude kutip dari laman CNN (18/6). Selain itu, dia juga berjanji akan menebar teror yang lebih banyak lagi pada pergelaran Euro 2016.

Facebook dengan facebook live -nya, maupun twitter dengan periscope-nya tentu sama sekali tidak ingin aplikasi ciptaannya digunakan untuk menebar video kekerasan. Namun, karena video ini dilakukan secara live streaming maka sangat sulit bagi facebook maupun twitter untuk melakukan moderasi terhadap kontennya.