Di iOS 10, Siri Bisa Membalas Pesan dan Buka Voice Call Whatsapp

Sumber Gambar : ytimg. iOS 10 di iPhone 7

Siri yang merupakan asisten digital yang dikendalikan oleh perintah suara, di iOS 10 yang akan datang kemampuannya akan lebih ditingkatkan. Karena di iOS versi terbaru tersebut, Siri untuk pertama kalinya membuka akses untuk application programming interface (API) untuk aplikasi pihak ketiga.

Baca Juga : iPhone 7 Diluncurkan September, Siapa yang mau Pre-Order?

Di iOS 10 Siri membuka akses untuk API.

Jika selama ini Asistem digital Siri hanya support untuk aplikasi-aplikasi buatan Apple. Kini dengan dibukanya akses ke aplikasi pihak ketiga, kemampuan Siri akan menjadi lebih meningkat. Salah satu peningkatan kemampuan dari Siri tersebut adalah bisa mengakses aplikasi Chatting Whatsapp.

Dengan adanya API yang terbuka untuk Aplikasi pihak ketiga, Siri bisa membalas pesan atau membuka voice call di Whatsapp. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh pihak Whatsapp lewat Phone Arena, yang mengatakan bahwa Whatsapp telah mengizinkan penelusuran permissions untuk platform iOS.

Baca Juga : Inilah Fitur- Fitur Baru di IOS 10 Yang Patut Ditunggu

Ada banyak pengguna android yang menanyakan kepada pihak Whatsapp, apakah nantinya fitur voice command di Android juga bisa membalas pesan whatsapp?. Karena yang kita tahu selama ini Siri adalah fitur khas dari Apple. Namun, sampai berita ini diturunkan, pihak Whatsapp sendiri belum bisa memastikannya.

Ternyata sebelum Whatsapp bekerja sama dengan Apple untuk menggarap Siri, WeChat yang merupakan aplikasi chatting terbesar di China telah terlebih dahulu melakukannya. Wechat telah menyetujui agar aplikasinya bisa di akses oleh Siri agar bisa membalas pesan dan lain-lain.

Baca Juga : Kini Google Maps Bisa Cek Tarif Go-Jek Dan Grap

Nantinya Siri bakal dikembangkan, sehingga bisa memanggil layanan ride sharing atau menangani mobile payment. Sepanjang didukung oleh aplikasi pihak ketiga yang bekerja sama. Layanan yang akan menyusul untuk bisa digunakan oleh Siri adalah Uber dan Neflix.

Bila hal tersebut sudah terjadi, Kita akan semakin dimudahkan dengan adanya teknologi  yang semakin canggih. Penasaran? marilah kita tunggu kabar tentang Siri ini selanjutnya.

Baca Juga : Whatsapp Bisa Voice Mail & Forward Ke Banyak Pengguna

 

Inilah Fitur- Fitur Baru di IOS 10 Yang Patut Ditunggu

Sumber Gambar : ytimg. iOS 10 di iPhone 7

IOS 10 resmi diperkenalkan oleh Pihak Apple di event WWDC 2016 yang seperti biasanya diadakan di San Fransisco Amerika Serikat. Apple banyak sekali merubah fitur dan tampilannya dalam iOS 10 ini, sehingga menurut Craig Federighi  (Senior Vice President Software Engineering), iOS yang baru saja diluncurkan ini merupakan rilis terbesar iOS yang pernah diberikan ke pengguna. Lalu apa sajakah fitur terbarunya? mari Kita Chek satu persatu.

Baca Juga : Apa? Apple iMessage Akan Sambangi Android?

Fitur baru di IOS 10

Banyak sekali Fitur yang di luncurkan Apple untuk IOS 10 ini, termasuk ada pula fitur yang merupakan ciri khas iPhone yang diubah.  Inilah fitu-fitur baru tersebut:

Sumber Gambar :Phone Arena. "Slide to unlock" dari masa ke masa.
Sumber Gambar :Phone Arena. “Slide to unlock” dari masa ke masa.
  1. Fitur ikonik Iphone yang telah digunakan sejak Tahun 2007 yaitu  fitur “slide to unlock”, akhirnya diubah menjadi fitur “press home to open”. Contohnya bila pengguna menyapukan jari dari kiri ke kanan maka akan membuka layar widget, bila sebaliknya akan membuka Kamera. Tetapi bila menekan tombol home saat di lock screen akan membuka Siri.
  2.  Fitur terbaru yang kedua adalah menyangkut Siri. Kini Siri bisa berinteraksi dengan aplikasi dari pihak ketiga. Contohnya bisa mengirim pesan lewat Whatsapp, melakukan panggilan lewat Skype, melakukan pemesanan untuk App Uber dll.
  3. Fitur yang ketiga masih menyangkut Siri. Dalam update iOS selanjutnya, siri sudah benar-benar layak untuk dijadikan asisten. Karena dalam iOS 10 ini, Siri sudah bisa membacakan pesan yang masuk, bahkan bisa mengatur jadwal Kita di Kalender.
  4. Keitimewaan Map di iOS versi terbaru ini selain terdapatnya Map dengan Dynamic view adalah pengguna bisa langsung memesan kendaraan di Aplikasi sejenis Uber di Map tersebut. Dan pengguna bisa melakukan pencarian lokasi saat navigasi berjalan.
  5. Kini Pengguna bisa menggambar di iMassage, dan bisa lebih mengekspesikan pesannya dengan adanya  Stiker.
  6. Ada aplikasi baru yang bernama Apple Home, yang membuat pengguna bisa mengontrol barang-barang elektronik di rumah.
  7. Pihal Apple juga membuat fitur split view untuk iPad.
  8. Untuk kalian yang hobi fotography atau hanya sekedar selfie cantik, Kini bisa mengedit secara live.

Baca Juga : Apple WWDC 2016 semakin dekat, inilah foto-foto persiapan yang telah Apple lakukan!

Nah itulah beberapa fitur baru yang ada di iOS 10, tetapi Kalian belum bisa menikmatinya sekarang. Kalian harus rela menunggu sampai Kuartal Ketiga Tahun ini. Sabar ya..

Berita Terbaru

Sistem Berlangganan App Store Apple Berubah 2016 Ini

Sistem Berlangganan App Store

Di Tahun 2016 ini, Pihak Apple akan merubah sistem berlangganan App Store miliknya. Menurut yang dikatakan oleh Phil Schiller, perubahan tersebut akan lebih menguntungkan bagi para Developer (pengembang aplikasi iOS) dan para Search Add sebagai media promosi. Terus bagian mana sajakah yang bisa membuat Mereka lebih diuntungkan menurut Phill, mari kita bahas dengan lengkap disini.

Sistem Berlangganan App Store baru Tahun 2016 ini.

Sistem berlangganan App Store saat ini di bagi menjadi 3 Jenis, yaitu yang pertama yaitu Sistem Aplikasi Full Gratis, artinya kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkan App yang kita inginkan. Yang Kedua yaitu Sistem Aplikasi Premium, yaitu saat Kita harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan Aplikasi tersebut. Dan yang terakhir yaitu Sistem berlangganan, artinya kita pada awalnya bebas meng-instal Aplikasi tersebut, hanya saja kalau Kita ingin mendapat Fitur lebih dari App tersebut secara berkelanjutan, maka harus membayar secara berkala.

Baca Juga : Apple App Store Sedang Rusak

Selama ini Pihak Apple menyortir seluruh Aplikasi yang masuk ke App Store ke dalam ketiga sistem tersebut. Namun menurut Petinggi Divisi App Store, Phill Schiller sistem tersebut akan segera diubah. Jadi semua Aplikasi di seluruh Kategori yang ada di akan bisa menerapkan sistem berlangganan di App Store, termasuk Kategori Game yang saat ini menempati urutan pertama pembelian terbesar di App Store.

Beginilah yang dikatakan oleg Phill Schiller tentang perubahan Sistem berlangganan App Store tersebut:

“Pilihan untuk sistem berlangganan juga akan tersedia untuk semua Developer, bukan hanya untuk beberapa jenis aplikasi. Kita akan membuka diri untuk semua kategori termasuk permainan, yang merupakan kategori besar”

Memang saat ini Pihak Apple tidak menyediakan pilihan sistem pembayaran berlangganan untuk Aplikasi Game, sedangkan Aplikasi Game itu sendiri memiliki peringkat tertinggi dalam penjualan. Jadi SIstem pembayaran berlangganan untuk App Game tersebut,  pasti di sambut baik oleh Para Developer Game, yang menginginkan keuntungan yang lebih besar.

Rencana Pengumuman perubahan sistem pembayaran kepada Developer App akan diumumkan saat acara WWDC (Worldwide Developers Conference) yang setiap Tahunnya diadakan oleh Apple di California untuk memperlihatkan perangkat lunak dan teknologi barunya kepada Developer.

Baca Juga : Acara Besar Apple Terbaru akan digelar 13 Juni Mendatang

Berita Terbaru

Apa? Apple iMessage Akan Sambangi Android?

Apple iMessage (flicker)

Kabar mengejutkan Prilude dapatkan pagi ini dari situs macdailynews. Situs yang sering posting bocoran dari Apple tersebut mengatakan bahwa Apple iMessage versi Android akan segera di umumkan ke halayak ramai pada gelaran WWDC tanggal 13 Juni mendatang. Layanan perpesanan instan tersebut sebelumnya hanya bisa digunakan di perangkat buatan Apple. Ya, kurang lebih sama seperti halnya Blackberry Messanger pada saat itu. Apple iMessage sejauh ini memang ekslusif untuk pengguna iPhone, iPod, dan juga iPad Saja. Lantas kira-kira apa yang menjadi dasar pemikiran dari Apple untuk melepas salah satu aplikasi kesayangannya tersebut?

Baca Juga : Acara Besar Apple Terbaru akan digelar 13 Juni Mendatang

Apple ingin pengguna Apple iMessage Meningkat?

Pada bulan februari 2016 lalu, Eddie Cue (wakil presiden senior Apple untuk bidang perangkat lunak) mengatakan bahwa jumlah pengiriman pesan di iMessage mencapai 200.000 pesan per detik-nya. Angka tersebut terpatut jauh dengan WhatApps. Layanan pesan instant milik facebook tersebut telah mencapai angka pengiriman pesan hingga 347.000 per detik pada Januari 2015. Ya, tahun lalu aja sudah lebih banyak pengguna WhatApps daripada iMessage saat ini. Sedangkan untuk data terbaru dari WhatApps kami belum menerima rilisnya. Namun kemungkinkan pesan yang dikirim oleh WhatApps akan jauh lebih banyak lagi, dikarenakan jumlah pengguna WhatApps yang meningkat drastis di Tahun ini.

Melihat jumlah pengguna yang terpaut jauh, maka tidak heran jika Apple ingin menghilangkakan kesan ekslusif iMessage dan memilih untuk menyebarkannya pada perangkat lain.

Selain karena ingin meningkatkan jumlah pengguna dan menyaingi WhatApps, menurut kabar yang beredar Apple memang ingin fokus mendapatkan pemasukan dari penyediaan layanan. Seperti yang kita ketahui berswama, Apple sejauh ini masih fokus pada pengembangan hardware, namun disisi software dan layanan mereka terlihat tidak ingin menonjolkan hal tersebut. Strategi Apple tersebut kabarnya akan diubah, dan kini Apple bukan hanya fokus pada menciptkan Gadget yang bagus, melainkan fokus juga untuk mengembangkan Aplikasi.

Beberapa saat yang lalu, Apple telah menggelontorkan aplikasi ekslusif lainnya ke android, yaitu Apple Music. Namun sayang Apple music tidaklah terlalu direspon positif oleh pengguna Android. Dalam laman Google Play Apple music hanya mendapatkan nilai bintang 3.3 (setidaknya sampai tulisan ini dibuat) hal tersebut mengindikasikan banyaknya keluhan dari pengguna android yang sudah menginstall aplikasi Apple tersebut. Lantas pertanyaannya, apakah iMessage akan bisa bersaing dengan layanan aplikasi pesan yang sudah lebih dahulu populer di Android? Mari kita lihat saja perkembangannya.

Berita Terbaru

Website Baru Apple, Berbagi Cinta Hari Ibu

Seperti yang telah Kita ketahui, sejak seminggu yang lalu Apple telah menggembar-gemborkan bahwa  akan membuat sesuatu yang menarik pada hari Ibu. Seperti yang di rancanakan, pada hari ini yang bertepatan dengan Hari Ibu, Apple meluncurkan situs baru yaitu momsshotoniphone.com, situs ini akan merilis fitur yang manis yaitu “Shot on iPhone” yang bisa membuat slide show Foto kenangan dari para Ibu dan Anak-anak Mereka.

Situs ini bisa di buka lewat mobile atau lewat Desktop. Bila pengguna membuka lewat mobile, dan kebetulan memakai peragkat iPhone, maka gambar bisa langsung di ekspor ke dalam situs ini, tapi bila tidak Pengguna bisa mengupload manual.

Bila selesai mengunggah foto, Kita bisa melihat slide show foto Kita di campur dengan foto-foto manis penuh cinta antara ibu dan anak lain di seluruh Dunia. Durasi slide shownya adalah 30 detik, dengan backsound mengharu-biru yang telah dipilih oleh pihak Apple sendiri.

Bila telah selesai meng-generate slide show tersebut, akan muncul pilihan apakah akan di Share lewat Facebook atau tidak. Bila memilih lewat Share lewat Facebook, pengguna akan seolah-olah menjadi bagian dari Iklan Apple saat hari Ibu, menyenangkan bukan?. Apalagi bila Orang terkasih Kalian adalah pengguna Facebook, hal tersebut bisa menjadi alat untuk menunjukan betapa sayangnya Kalian kepadanya.

24.2

Tapi sayangnya satu-satunya cara agar bisa menikmati Vidio Slide show tersebut adalah dengan di Share ke Facebook, karena di situs ini tidak menyediakan pilihan untuk menyimpannya ke perangkat Pribadi.

Apple App Store Sedang Rusak

Saat ini Apple App Store sedang mengalami gangguan atau kerusakan yang sangat mengganggu bagi pengguna. Yaitu pencarian aplikasi di Apple App Stote tidak berfungsi dengan baik, jadi apabila Kita akan mencari aplikasi tertentu, App Store tidak akan menampilkan daftar aplikasi. Hal tersebut juga berlaku untuk aplikasi-aplikasi yang terkenal seperti Google, Youtube, Uber, Sportify bahkan Game terkenal seperti Candy Crush.

Apabila masaalah ini terus berlanjut akan menimbulkan ketidaknyamanan pengguna dan bila dibiarkan dalam jangka waktu lama akan berdampak pula pada penjualan Aplikasi yang menurun. Berikut ini salah satu contoh dari kerusakan dari Apple App Store:

23.2 23.3

Di dalam gambar di atas, bisa dilihat bila Kamu mencari Aplikasi berdasarkan nama, tidak akan muncul aplikasi yang dimaksud dalam hasil pencarian. Walaupun sebenarnya aplikasi yang di cari itu termasuk aplikasi yang populer.

Selain dari masalah pencarian Aplikasi, Apple App Store juga mengalami error dengan nama URL. Jadi tiap-tiap URL yang diawali dengan ‘appstore.com/xxxx” (diikuti dengan nama aplikasi). Tidak lagi mengarahkan pengguna pada Aplikasi yang bersangkutan. Tetapi malah menunjukan sebuah pesan error “Http/1.1 Service Unavailable.”.

Para pengembang aplikasi sempat mengajukan keluhan tentang masalah ini kepada Apple. Karena sulitnya pengguna untuk menemukan Aplikasi yang Mereka kembangkan, proses peninjauan aplikasi yang sangat panjang, juga adanya monetisasi dari pihak Apple bahkan untuk aplikasi yang populer. Ketiga Hal tersebut telah membuat para Developer merasa dirugikan, karena Apple juga berencana untuk memperjual belikan tempat teratas dalam pencarian seperti yang di lakukan oleh Google.

Jadi untuk menegaskan bahwa Apple App store memang sedang rusak, akhirnya Pihak Apple memasang tanda kuning pada Apple App Store yang di beri keterangan “service is not working as expected for all users.”. Kita tunggu saja Update selanjutnya

Inilah Fitur Baru Dari Windows 10 Redstone

Microsoft kini tengah mengembangkan sistem operasi Windows 10 Redstone miliknya yang merupakan bagian dari Project Rome. Microsoft akan mengembangkan berbagai fitur canggih untuk Windows 10 Redstone ini,  salah satu fitur yang sedang dikembangkan adalah fitur Hand-Off, seperti fitur  yang dimiliki Apple di OS X.

Di Fitur Hand-Off yang dimiliki oleh OS X- nya Apple, pengguna bisa menerima panggilan di Mac tanpa harus memegang I-Phone mereka, Tetapi  sedikit berbeda dengan fitur yang terdapat di OS X milik Apple, Microsoft akan menerapkan fitur Hand-off ini untuk menjalankan aplikasi dari ponsel ke desktop menggunakan Bluetooth.

Jadi dengan adanya Fitur Hand-off dari Microsoft, Anda bisa melanjutkan pekerjaan yang sudah dilakukan di Handphone. Misalkan Kamu akan mengrim email kepada seseorang, dan sudah mengetik sebagian teksnya di Handphone, lalu teringat bahwa lampiran masih belum di pindahkan di Laptop. Nah, aktifkan saja fitur Hand-Off ini dan otomatis, apa yang sudah Kamu ketik di Handphone bisa langsung tampil di Laptop, tanpa harus mengetik ulang.

Selain dari Fitur Hand-Off, Microsoft juga tengah mengembangkan fitur Contana. Yaitu fitur Assistem Digital yang akan mengingatkan pengguna bahwa Pekerjaan yang tengah dilkakukan belum selesai. Cortana ini nantinya akan terintegrasi ke perangkan Handphone berbasis Android, iOS atau Windows Phone itu sendiri.

Lalu kapankah Kita bisa menikmati Fitur terbaru dari Windows 10 Redstone ini. Menurut jadwal Microsoft akan meluncurkannya pada pertengahan Tahun 2016 ini.


Sumber Gambar: www.Youtube.Com