Benarkah HP Blackberry Pabriknya Di Tutup September ini?

HP Blackberry Logo

Kabar mengejutkan datang dari Perusahaan vendor Handphone asal Kanada, yaitu Blackberry. Karena mulai Bulan September ini, Pihak Blackberry mengatakan bahwa mereka telah menutup Pabrik HP Blackberry. Dan Pihak Blackberry juga mengkonfirmasi bahwa mereka tidak akan lagi mengembangkan HP BB. Wah Ada apa nih dengan Blackberry?

Baca Juga : Handphone Blackberry Terbaru Benar-benar Full Touch Screen

Blackberry Tidak akan membuat dan mengembangkan HP Blackberry lagi.

Divisi Hardware dari Blackberry ini ditutup karena mengalami berbagai kerugian. Kemarin kemarin CEO Blackberry John Chen, mengatakan bahwa bila sampai bulan September Blackberry tidak bisa mendapat keuntungan maka ada kemungkinan bahwa Pabrik pembuatan Hardware Blackberry akan ditutup.

Tetapi ternyata sampai September ini Pihak Blackberry masih mengalami kerugian. Menurut Financialpost, pada kuartal pertama Tahun ini saja Blackberry mengalami kerugian hingga 21 Juta Dolar Amerika.  Karena Handphone Blackberry DTEK50 yang berbasis android, yang di sebut-sebut sebagai HP Android teraman di dunia ternyata kurang diminati pasar. Dan hanya terjual 500 ribu unit. Sedangkan bila ingin menutupi kerugian dan biaya produksi, HP BB ini Harus terjual minimal 3 Juta unit.

Baca Juga : Tiga Variant Terbaru HP Blackberry dan Spesifikasinya

Jadi dengan ditutupnya pabrik HP Blackberry, Blackberry tidak akan bisa lagi memproduksi, mengembangkan dan mendesain HP BB lagi. Namun Pihak Blackberry masih bisa mengembangkan software yang mencakup sistem keamanan dan aplikasi.

Beginilah apa yang dikatakan oleh CEO Blackberry John Chen, mengenai nasib perusahaan yang dipimpinnya:

“Perusahaan berencana untuk mengakhiri semua pengembangan hardware internal dan akan memberikan fungsi itu kepada mitra. Hal ini memungkinkan kami untuk mengurangi kebutuhan modal dan meningkatkan pengembalian modal yang diinvestasikan,”

Untuk membuatan perangkat dan desain HP, Pihak Blackberry akan menyerahkannya kepada mitranya. Mitra yang dimaksud adalah sebuah perusahaan asal China yang bernama  TCL. Blackberry dan TCL telah bermitra sejak pembuatan Perangkat DTEK50 yang lalu. Nantinya Perusahaan TCL ini akan mendapat lisensi penggunaan software BlackBerry di atas HP  Android yang diproduksinya.

Baca Juga : Barack Obama Harus Merelakan Blackberry Miliknya di Ganti Dengan HP Mainan

Hari Ini Katanya Google Ulang Tahun Yang ke 18 Looh..

Hari Ulang Tahun Google

Hai Kawan, sadar tidak?? Hari ini Selasa 27 September 2016, Bila Kamu membuka halaman utama Google ada sedikit kejutan manis. Yaitu adanya sebuah animasi ulang Tahun. Yang mengisyaratkan bahwa hari ini Mesin pencari Terbesar di Dunia, Yaitu Google sedang berulang tahun. Tepatnya ulang tahun ke 18.

Baca Juga : Google Allo Resmi Dirilis, Google Asisten Fitur Paling Menarik

Kalau ibarat seorang manusia, usia 18 itu adalah usia di mana seseorang sedang polos-polos lincah. Seperti yang Google gambarkan dalam animasi ulang Tahunnya saat ini. Di mana ada huruf “G” memakai topi ulang Tahun warna pink, dan si G ini bergerak-gerak dengan bersemangat. Dia meniup balon ulang tahunnya yang berwarna hijau. Namun karena balonnya besar, si G yang bersemangat itu malah terbawa terbang.

Tanggal 27 september ini merupakan tanggal yang Google pilih akhir-akhir ini sebagai tanggal ulang tahunnya. Karena seperti yang Kita tahu sendiri, bahwa sejak didirikan Tahun 1998 Google sudah empat kali ganti tanggal lahir. Loh? ko bisa ya..

Baca Juga : Google Allo Diunduh Sejuta Kali Lebih Dalam Tiga Hari Peluncuran

Google Sudah 4 Kali Ganti Hari Ulang Tahun.

Seperti yang kita ketahui sepertinya Google agak sedikit labil, menentukan tanggal lahirnya. Seperti yang dilansir oleh sebuah harian terkenal asal Inggris, yaitu Thetelegraph.co.uk. Google pada Tahun 2003 yang lalu berulang Tahun pada tanggal 8 September. Dan setahun setelahnya yaitu pada Tahun 2004, Google ulang Tahun Tanggal 7 September.

Tidak sampai di situ kelabilan Google. Setahun setelahnya lagi yaitu 2005. Google merayakan Ulang Tahunnya Tanggal 26 September. Dan Tahun 2006 pun Google masih merubah Tanggal ulang tahunnya. Pada 2006 Google ulang Tahun Tanggal 27 September.

Baca Juga : Belum Juga Rilis, Google Allo sudah dilabeli Bahaya

Namun sudah Tahun 10 sejak 2006 sampai 2016 sekarang, Google tidak lagi merubah tanggal lahirnya. Terus kenapa mesin pencari ini terlihat sangat labil sehingga bisa gonta ganti Tanggal lahir tiap Tahun?. Dan masih menurut Thetelegraph.co.uk, ternyata Tanggal lahir Google yang sebenarnya adalah tanggal 4 September. Jadi keempat tanggal yang pernah di pakai Google sebagai hari ulangtahunnya, tidak pernah ada peristiwa yang berhubungan dengan kelahiran Google.

Setelah diusut secara mendetail, akhirnya Pihak Google mengkonfirmasi kenapa mereka memilih tanggal 27 September ini sebagai hari ulang tahunnya, adalah karena hari ini Doodle Google pertama kali dirilis 18 Tahun yang lalu.

Google Allo Diunduh Sejuta Kali Lebih Dalam Tiga Hari Peluncuran

Aplikasi Chatting Google Allo

Baru saja diluncurkan, Google Allo yang merupakan Aplikasi Chatting pintar buatan Google sudah diunduh lebih dari 1 Juta Kali dalam tiga hari sejak peluncurannya. Ternyata masyarakat merespon kehadiran Allo ini dengan sangat baik. Bila begini terus apakah nantinya kehadiran Allo bisa mengantikan aplikasi chatting sejuta umat saat ini, yaitu Whatsapp.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Allo, Aplikasi Chatting Buatan Google

Akankah kehadiran Google Allo mengancam keberadaan Whatsapp.

Angka Unduhan Google Allo yang sangat tinggi tersebut, hanya untuk unduhan di Google Play Store. Belum di tambah dengan unduhan para pengguna iOS di Apple Store.  Melihat unduhan yang sangat tinggi di minggu pertama peluncuran, ternyata membuat  Pihak Google yakin bisa mengalahkan whatsapp sebagai aplikasi chatting sejuta umat saat ini. Tetapi masih ada PR untuk Google agar bisa mengalahkan Whatsapp. PR nya yaitu memastikan para pengunduh Allo, menjadi pengguna aktif. Agar nasib Allo tidak seperti pendahulunya yaitu Google Hangout.

Popularitas Allo dalam sekejap, telah melebihi Google Duo partner duetnya. Google Duo sendiri diluncurkan terlebih dahulu, tetapi respon pasar tidak sebaik untuk Google Allo. Padahal keduanya diperkenalkan secara bersamaan di ajang Google I/O 2016 beberapa Bulan yang lalu. Hanya saja Google Duo hanya sebagai aplikasi video calling.

Baca Juga : Inilah Beberapa Inovasi Google yang terungkap di Google I/O 2016

Tingginya tingkat antusiasme masyarakat terhadap Allo, adalah karena kepercayaan masyarakat kepada ekosistem layanan Google yang sudah sangat mapan. Dan Salah satu keunggulan Google Allo yang membuat masyarakat penasaran adalah berbagai fitur baru yang menarik.  Diantaranya adalah Fitur Google Asisten yang tidak ada di Aplikasi Chatting jenis yang lainnya. Sudah Prilude bahas dalam artikel yang lalu. Yaitu : Google Allo Resmi Dirilis, Google Asisten Fitur Paling Menarik

Namun, Google juga patut waspada terhadap berbagai Pihak yang mengatakan bahwa Aplikasi Chatting Allo ini berbahaya dan patut dihindari. Karena dengan adanya rumor tersebut, masyarakat menjadi ragu untuk menggunakan Allo sebagai sarana berkomunikasinya. Hal tersebutlah yang akan menghambat perkembangan Allo, dan sudah tentu akan menghalangi Allo untuk mengalahkan Whatsapp.

Baca Juga : Belum Juga Rilis, Google Allo sudah dilabeli Bahaya

Snapchat Keluarkan Kaca Mata Yang Bisa Merekam Moment

Sosial Media Snapchat

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Perusahaan Snap Inc telah membuat kacamata hitam berkamera yang bisa merekam video. Snap inc merupakan nama baru dari perusahaan yang membuat Snapchat. Terus apakah perbedaan kaca mata yang dibuat oleh Snap Inc dengan Google Glass? Mari Kita ulas di sini.

Baca Juga : Filter Snapchat Yang Menghina Orang Asia, Akhirnya di Hapus

Perbedaan Kaca mata hitam buatan Snapchat dengan Google Glass.

Kaca Mata Hitam besutan Snap Inc ini diberi nama Spectacles. Sebenarnya Spectacles ini belum bisa disandingkan dengan Google Glass. Karena fitur dari Kaca mata hitam ini hanya terbatas merekam video, jadi hanya semacam kaca mata yang sedikit dimodifikasi sehingga bisa merekam video. Video yang direkam pun tak bisa lama-lama. Hanya berdurasi 10 detik. Jadi kalau di bandingkan dengan Google Glass yang memmpunyai fitur augmented reality, Spectacles ini masih ketinggalan jauh.

Terus apa saja sih fitur dari Spectacles ini? Yang jelas, kamera ini memiliki kamera yang bisa merekam video selama 10 detik, hanya dengan menekan tombol yang ada di rangka kaca mata tersebut. Fitur selanjutnya yang tak kalah penting yaitu Spectacles ini dilengkapi dengan Wifi dan Bluetooth. Agar pengguna bisa dengan mudah memindahkan file ke perangkat Handphone. Dan bila Spectacles ini sudah terhubung ke Handphone pengguna, Snapchat di Handphone akan otomatis mengupload moment yang sudah terekam.

Baca Juga : Fitur Face Swap dari Snapchat Kini Gratis

Keunggulan lain dari Spectacles di banding dengan Kamera di HP biasa adalah sudut pandangnya yang cukup luas. Hingga mencapai 115 Derajat lebih luas dari Kamera HP Biasa. Harga yang ditawarkan pihak Snap Inc untuk kaca mata hitam ini adalah 129,99 Dolar Amerika, atau kalau dirupiahkan sekitar 1,6 Jutaan.

Terus kapankan Spectacles ini akan melenggang ke pasaran? Menurut Juru bicara Snapchat yaitu Spiegel, yang mengatakan kalau kaca mata hitam ini akan segera dirilis, namun dalam jumlah yang terbatas. Beginilah alasam yang dikatakan oleh Pihak Snapchat kenapa mereka membuatnya dalam jumlah yang terbatas:

“Kami akan bergerak dengan lambat dalam perilisan ini. Tujuan kami adalah mengetahui apakah orang-orang merasa cocok dengan kacamata ini dan menyukainya,”

Baca Juga : Website Dan Aplikasi Kencan LGBT, Akan Diblokir Pemeritah

Setelah Kasus HP Samsung Meledak, Note 7 Diluncurkan Kembali

Samsung Galaxy Note 7 meledak, Hp samsung meledak

Setelah kemarin dihebohkan dengan banyaknya kasus HP Samsung meledak, dan menelan kerugian yang begitu besar. Kini perusahaan vendor Handphone asal Korea Selatan ini tengah bersiap kembali untuk membanjiri pasar dengan Produk Galaxy Note 7-nya dengan versi yang telah diperbaiki. Apakah sekarang Samsung Galaxy Note 7 sudah aman untuk dipakai?

Baca Juga : 500.000 HP Samsung Note 7 Disiapkan Untuk Ganti HP Yang Ditarik

Apakah HP Samsung meledak, sekarang sudah aman?

Banyaknya ledakan dari Galaxy Note 7 yang sangat mengheohkan masyarakat akhir-akhir ini, ternyata membuat Pihak Samsung menarik kembali (recall) Handphone andalannya tersebut dari berbagai negara. Penarikan tersebut tentu saja membuat Samsung mengalami kerugian yang serius. Dan untuk menutupi kerugian akibat gagal produksi ini, Samsung memutuskan untuk menjual sahamnya di 4 perusahaan besar.

Meskipun telah di cap produk gagal, tetapi Pihak Samsung tidak menyerah begitu saja dengan Produk Galaxy Note 7 ini. Dan akhirnya seletah melalui berbagai uji coba yang panjang, HP Samsung meledak kini telah dinyatakan aman untuk digunakan kembali. Karena Samsung telah mengganti suplier dari baterai Galaxy Note ini, dan telah melakukan perbaikan-perbaikan di berbagai sudut. Inilah apa yang dikatakan oleh Juru bicara Samsung mengenai ke-optimisan  Produk Note 7.

“Kami yakin dapat membereskan apa yang membuat kami kehilangan momentum di bisnis kami dan mendapatkannya kembali,”

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi

Menurut Reuters, HP fenomenal karena ledakannya ini akan mulai dijual kembali di negera asalnya pada tanggal 28 September ini. Tetapi Pihak Samsung akan memastikan terlebih dahulu tidak ada HP Note 7 versi lama (yang rawan meledak) masih dipakai oleh Konsumen. Samsung ingin membersihkan dulu produk lamanya, jangan sampai Kasus di China terulang kembali.

Kasus kesalahpahaman China terjadi karena ada beberapa Konsumen yang tetap menggunakan Note 7 versi yang lama. Sedangkan Samsung telah menjual Galaxy Note 7 versi yang baru di sama. Yang akibatnya, banyak Pihak yang menyangka bahwa HP Samsung yang baru masih rawan meledak. Padahal, sudah dinyatakan aman oleh Piihak Samsung.

Baca Juga : Samsung Galaxy Note 7 Ditarik dan Samsung Dituntut

Setelah Korea selatan, Samsung Galaxy Note 7 versi terbaru akan segera di jual kembali di Australia. Menyusul Singapura dan Negara-Negara lain di Eropa. Indonesia Kapan? Belum adajawaban yang pasti.

 

SD Card Ukuran 1 Terabyte Mulai Diproduksi oleh SanDisk

SD Card Terbesar Didunia Besutan SanDisk berukuran 1 TB

SD Card yaitu sebuah kartu yang selalu Kita gunakan untuk menyimpan data. Paling besar kartu yang kita kenal saat ini yaitu berukuran 512 Gigabyte. Dan itupun masih belum dijual bebas, hanya dapat Kita temukan lewat situs e-commerce amazone.com. Namun, ternyata saat ini perusahaan yang Kita kenal dengan produksi SD Cardnya yaitu SanDisk ,telah memperkenalkan SanDisk Extreme Pro SDXC 1 TB yang mereka Klaim sebagai Kartu memori dengan kapasitas terbesar di dunia saat ini.

Baca Juga : Adik Android, Fuchsia sedang dikembangkan Google

SanDisk Extreme Pro SDXC 1 TB merupakan SD Card terbesar di dunia.

Sejak dulu SanDisk memang selalu menggebrak pasar dengan penemuan-penemuannya yang mencengangkan. Seperti yang dilakukannya 16 Tahun yang lalu saat SanDisk memperkenalkan SD Card berukuran 64 Megabyte, saat itu normalnya Disket berukuran sekitar 3 Mb. Kini SanDisk  juga melakukan gebrakan dengan SanDisk Extreme Pro SDXC yang berukuran 1 TB atau berukuran 1000 Gb. Beginilah apa yang dikatakan oleh Juru Bicara SanDisk, Dinest Bahal terkait hal ini:

“Enam belas tahun yang lalu, kami telah memperkenalkan kartu memori SanDisk berkapasitas 64MB, dan hari ini, kami memungkinkan Kapasitas 1TB,”

Baca Juga : Printer Epson, Luncurkan Tiga Produk Baru Yang Hemat Energi

Kartu memori terbesar di dunia ini diperkenalkan oleh Sandisk dalam ajang pameran fotografi Eropa, Photokina, di Cologne, Jerman pada Hari Selasa 22 September Kemarin. Dan saat ini kartu memori ini, hanya kompatibel untuk  kamera, kamera video, atau pesawat pintar tanpa awak (drone). Belum bisa untuk Handphone.

Sedangkan untuk kecepatan pengiriman data Pihak SanDisk tidak menyebutkannya dengan jelas. Hanya saja jika dilihat dari  logo SDXC I (UHS-I) yang tertera di kartu prototipe dapat diperkirakan bahwa kartu ini bisa mengirim data 50M – 104Mb per detiknya. Untuk saat ini SD Card terbesar di dunia ini masih dalam tahap uji coba prototype. Pihak SanDisk sendiri belum bisa memastikan kapan waktu yang tepat untuk merilis  SanDisk Extreme Pro 1 SDXC 1 TB ini.

Baca Juga : Di iOS 10, Siri Bisa Membalas Pesan dan Buka Voice Call Whatsapp

Yahoo dihacker : 500 Juta Info Akun Pribadi Dibobol

Yahoo Diakuisisi Verizon

Kabar Mengejutkan datang dari Yahoo, perusahaan teknologi yang sedang mencoba bertahan dalam dunia persaingan yang sangat ketat. Hari ini pihak Yahoo mengkonfirmasi bahwa memang 500 Juta akun pribadi penggunanya telah di hack dan infonya telah di curi. Loh kenapa ini? Bagaimana bisa?

Baca Juga : Yahoo Diakuisisi Verizon Seharga 63 Triliun Rupiah

Kasus Yahoo ini merupakan kejahatan siber terbesar.

Kabar mengenai peretasan Yahoo ini mencuat ke permukaan kemarin 22 September 2016. Pihak perusahaan Teknologi terbesar pada zamannya ini juga telah mengkonfirmasi kebenaran dari berita ini. Dan pihak Yahoo sendiri telah melakukan penyelidikan internal di perusahaan mereka, sebelum mengumumkan kebenarannya.

Kasus pencurian akun ini merupakan kejahatan siber terbesar abad ini, hingga melibatkan 500 Juta akun pribadi pengguna. Banyak pihak yang menyayangkan kejadian ini dan mereka menyebut kasus ini sebagai kemunduran terbaru untuk perusahaan internet yang terkepung, dan seperti kembali ke era 2014-an. Banyak juga yang menyebutkan bahwa perentasan ini merupakan gangguan keamanan yang berkaitan dengan “aktor” yang sebenarnya disponsori oleh negara tertentu.

Baca Juga : Yahoo Messenger Akan Dibunuh Agustus Mendatang

Terus apa sajakan info yang di curi oleh Hacker tersebut? beberapa diantaranya adalah nama pengguna, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, hash password, dan pertanyaan keamanan dan berikut jawaban yang biasa digunakan untuk memverifikasi identitas pemilik akun. Wah lengkap sekali ya..

Sejauh ini ada satu pihak yang telah dicurigai sebagai Hacker. Karena orang tersebut beberapa bulan yang lalu, menggembar gemborkan bahwa dirinya punya 200 Juta akun pribadi yahoo. Dan Dia ingin menjualnya di internet dengan harga yang sangat tinggi. Orang tersebut mengatas namakan dirinya “Peace”.

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi

Terus bagaimanakah Kita sebagai pengguna harus menyikapinya? cara yang paling mudah adalah cepatlah mengganti password akun email Kamu. Kalau bisa ubahlah password email tersebt secara berkala misalkan sebulan sekali atau dua bulan sekali untuk memastikan keamanannya. Dan tentu saja kamu harus membedakan antara pasword satu akun dengan akun yang lainnya. Agar lebih menyusahkan para hacker yang ingin menyusup.

Google Allo Resmi Dirilis, Google Asisten Fitur Paling Menarik

Aplikasi Chatting Google Allo

Baru kemarin Kita membahas tentang Google Allo yang mendapat kritikan pedas dari Snowden. Terkait keamanan dan bahkan Snowden menyuruh Kita untuk jauh-jauh dari Allo. Nah, hari ini Aplikasi Chatting pintar ini resmi di rilis. Bagi Kalian yang telah melakukan registrasi, pasti hari ini mendapat pemberitahuan tentang peluncuran Allo ini.

Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Allo, Aplikasi Chatting Buatan Google

Inilah Review Google Allo.

Pertama-tama sebelum Kita bisa login di Aloo, Kita hasus memasukan nomer telepon terlebih dahulu seperti halnya di Whatsapp. Dan nantinya akan ada kode verifikasi yang masuk melaluii sms. Silahkan masukan kode verifikasi jika sistem tidak bisa secara otomatis membacanya.

Proses memasukan nomer telepon

 

Inilah tampilan ketika pertama kali membuka Allo. Dan belum ada histori dari Chattingan sebelumnya.

screenshot_2016-09-23-06-55-09

Baca Juga : Belum Juga Rilis, Google Allo sudah dilabeli Bahaya

Yang Prilude pertama sadari dari App chatting ini adalah lebih berwarna, sehingga mengesankan lebih terlihat ceria. Kita bisa mengirim stiker lucu yang telah disediakan oleh Pihak Allo, seperti di App Chatting Line.

Inilah tampilan chatting d Allo
Inilah tampilan chatting d Allo

Ada sebuah fitur yang sudah Prilude coba dan terlihat sangat menarik dari Google Allo ini. Yaitu fitur Whisper out. Dengan fitur in, Kita bisa mengatur ukuran huruf. Cara mengaturnya sangat mudah. Kamu tingal meng-klik logo kirim, dan menarik ikonnya ke atas untuk memperbesar huruf, dan ke bawah untuk memperkecilnya. Hasilnya bisa dilihat dalam gambar di bawah ini:

Ukuran huruf bisa diatur di Allo
Ukuran huruf bisa diatur di Allo

Baca Juga : Kasus Google : Hadapi Tagihan Pajak Sebesar 5,5 Triliun Rupiah

Fitur Google Asisten

Fitur lain yang sangat mengesankan dan menghibur adalah adanya fitur Google Asisten. Kita bisa memberikan instruksi lewat pesan suara. Dan Google Asisten nantinya akan menjawab apa saja yang Kita tanyakan. Terlihat dalam beberapa percobaan Prilude dalam gambar di bawah ini.

Inilah tampilan pertama saat membuka Google Assisten
Inilah tampilan pertama saat membuka Google Assisten

 

Selanjutnya Prilude mencoba kehandalan dari Google asisten ini. Pertama Prilude mencoba memakai Bahasa Indonesia, dan ternyata bisa. Google Asisten ini support bahasa Indonesia. Bukan itu saja, Google Asisten ini juga mengerti apa yang Prilude ucapkan, walaupun dengan disingkat. Lihatlah gambar di bawah ini. Prilude bertanya “Siapakah Presiden RI?”. Bukan “Siapakah Presiden Indonesia?”. Tetapi ternyata Google asisten ini cukup cerdas untuk memahami bahwa RI yang dimaksud adalah Indonesia. Dan jawabannya benar. Joko Widodo.

Google Asisten bisa memakasi Bahasa indonesia.
Google Asisten bisa memakasi Bahasa indonesia.

 

Terus bagaimanakah respon Allo bila ditanyakan soal matematika sederhana?. Ternyata Google Asisten tidak bisa menjawabnya. Beginilah apa yang dikatakan oleh Allo. Haha ada- ada saja.

Alasan Allo Bila belum bisa menjawab.
Alasan Allo Bila belum bisa menjawab.

 

Baca Juga :Snowden : Google Allo Tidak Aman!

Review Kekurangan Google Allo

Secara Umum Aplikasi Chatting Google Allo masih sama dengan aplikasi Chatting kebanyakan. Tetapi untuk saat ini merupakan Aplikasi Chatting yang paling berbeda di kelasnya karena mempunyai Asisten pintar yang ditanamkan Google. Tetapi di balik kemenarikan App Allo, ada beberapa masalah kecil yang Prilude temukan. Diantaranya:

  1. Pengiriman pesan yang terasa lebih lambat daripada Whatsapp, padahal Prilude menggunakan provider yang sama saat melakukan percobaan.
  2. Tidak bisa mengirim dokumen. Mengirim dokumen merupakan fitur yang dirasa cukup penting di dunia kerja.
  3. Kecuali Google assisten tidak ada fitur lain yang lebih bagus dari Whatsapp.
  4. Dan yang paling fatal tentu saja masalah tidak adanya enkripsi end-to-end yang diterapkan. Jadi Prilude sarankan hanya mengobrol ringan saja bila menggunakan Google Allo.

Belum Juga Rilis, Google Allo sudah dilabeli Bahaya

Aplikasi Chatting Google Allo

Google Allo yaitu Aplikasi Chatting pintar buatan Google. Allo digadang-gadang akan bisa menyaingi Aplikasi Chatting sejuta umat saat ini yaitu Whatsapp. Karena Allo mempunyai fitur unggulan seperti chatbot Google Assistant dan Smart Reply. Allo pertama kali diperkenalkan dalam ajang Google I/O, di Sanfransisco beberapa bulan yang lalu. Duet Allo dan Duo saat itu menjadi primadona, dan banyak orang yang sudah menunggu kedatangan Mereka.

Baca Juga : Inilah Beberapa Inovasi Google yang terungkap di Google I/O 2016

Karena melihat respon pasar yang sangat antusis, walaupun Google Allo belum di rilis. Mulai Tanggal 16 Agustus 2016, lalu Google sudah memasangnya di Google Play Store. Hanya saja Aplikasi ini belum bisa diistal, hanya sebagai sarana untuk registrasi Allo saja. Jadi Bila sudah registrasi, nantinya bila Allo sudah siap dilaunching Kamu akan mendapat pemberitahuannya.

Namun belum juga dirilis, sudah banyak pihak yang menyatakan bahwa Google Allo ini tidak aman dan bahkan berbahaya. Seperti yang Prilude ulas dalam artikel sebelumnya yaitu : Snowden : Google Allo Tidak Aman!. Terus kenapa Allo dikategorikan Aplikasi Chatting yang tidak aman?

Benarkah Google Allo Berbahaya?

Sepertinya Google Allo merupakan Aplikasi Chatting yang belum juga dirilis, tetapi telah menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Salah satu yang kontra dengan kehadiran Allo adalah Edward Snowden. Snowden yang merupakan mantan kontraktor NSA (National Scurity Agency). Yang sudah jauh-jauh hari menyebutkan bahwa Allo tidak aman.

Kemarin Snowden kembali mengkritik pedas Google Allo lewat Akun Twitternya Tertanggal  Rabu 21 September. Beginilah apa yag dikatakan oleh Snowden:

“Apa itu #Allo? Sebuah aplikasi Google yang bisa merekam setiap pesan yang kalian kirim dan bisa diminta kepolisian,”

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Allo, Aplikasi Chatting Buatan Google

Snowden menambahkan bahwa Google Allo merupakan ancaman baru terhadap privasi pengguna internet. Pembocor ribuan dokumen rahasia. Dan menurut Snowden, Pemerintah Amerika Serikat telah melabeli Allo sebagai aplikasi yang ‘berbahaya’ dan harus dihindari. Memang kekurangan Allo adalah tidak adanya pengenkripsian pesan end- to-end, untuk percakapan personal dan grup.

Pembuat Game COC Borong Saham Perusahaan Rival Terbesarnya

Game COC besutan Supercell

Perusahaan pembuat Game COC (Clash of Clans) yang fenomenal, yaitu Supercell kembali memperkuat usahanya. Salah satu caranya yaitu membeli saham salah-satu rival terbesarnya. Yaitu Perusahaan Game Frogmind, yang membuat Game Badland. Game Badland sendiri sangat populer, dan telah di download lebih dari 45 juta kali.

Baca Juga : Pembuat COC (Clash of Clans), Dibeli Seharga 114 Triliun

Perusahaan Pembuat Game COC menjadi pemegang saham mayoritas di Perusahaan Game Rivalnya.

Kedua perusahaan asal Finlandia yaitu Supercell dan Frogmind, diketahui merupakan perusahaan yang menciptakan Game-game yang sangat populer. Sehingga akan sangat menguntungkan bagi Supercell bila menjadi pemilik saham terbesar di perusahaan rivalnya.

Pembuat Game fenomenal COC tersebut membeli saham mayoritas dari Perusahaan Game Frogmind. Yaitu sebesar 51%, dengan mengeluarkan uang 7,8 Juta Dolar Amerika. Dengan memiliki saham sebesar 51%, saat ini Supercell merupakan pemegang saham terbesar di Frogmind.

Baca Juga : Niatic Siap Basmi Pemain Curang Di Pokemon Go

Tetapi walaupun sebagian besar sahamnya telah dikuasai oleh Supercell, perusahaan pembuat game Badland ini masih akan ber-operasi  secara mandiri. Tanpa campur tangan dari Pihak Supercell.

Ternyata kejadian serupa, pernah terjadi dengan Supercell Pada Bulan Juni Tahun ini. Hanya saja, saat itu Pihak Supercell adalah pihak yang diakuisisi oleh Tencent. Dan Tencent juga sampai saat ini masih memperbolehkan Supercell beroperasi secara mandiri. Tanpa campur tangan pihak manapun.

Baca Juga : PS4 Neo Dikabarkan Launching 7 September Ini di New York

Pada bulan Juni tersebut Supercell diakuisisi dengan harga yang fantastis. Yaitu mencapai 8,6 Miliar Dolar Amerika. Atau kalau dirupiahkan seharga 117,1 Triliun Rupiah. Wah sangat tinggi ya, di banding dengan perusahaan pesaingnya yaitu Frogmind yang hanya 7,8 Juta Dolar. Atau kalau yag dirupiahkan hanya seharga 102,6 Miliar Rupiah.

Ternyata melejitnya harga saham dari perusahaan Game Supercell ini adalah karena game besutannya yaitu COC atau Clash of Clans yang meledak di pasaran. Dan Game tersebut saat ini masih menduduki peringkat pertama, sebagai game yang memberi pemasukan terbesar sejak 2012 lalu.