Rekam e-KTP bisa Juga Dilakukan di Kecamatan Masing-Masing

Sumber Gambar : cdn-2. Rekam e-KTP di Kecamatan
Sumber Gambar : cdn-2. Rekam e-KTP di Kecamatan

Jika kemarin-kemarin warga di haruskan untuk pergi ke Disdukcapil untuk melakukan rekam e-KTP, ternyata perekaman e_KTP bisa juga dilakukan di Kantor Kecamatan masing-masing loh. Jadi pemerintah juga memberikan fasilitas kepada Kantor kecamatan untuk melakukan perekaman e-KTP. Untuk lebih memudahkan dan mempercepat warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Baca Juga : Rekam e-KTP Batas Waktunya Diperpanjang, Ayo Jika Tidak Mau Merugi.

Rekam e-KTP di Kecamatan lebih Longgar.

Pemerintah memang saat ini telah membekali alat rekam e-KTP kepada beberapa kecamatan di Indonesia. Tujuan utamanya memang agar memudahkan para warga yang ingin melakukan perekaman. Karena seperti yang Kita Tahu bila semua orang berdesak-desakan di Disdukcapil Kota atau Kabupaten dalam waktu yang sama, suasananya akan sangat tidak kondusif.

Nah,  bagi Kamu yang belum melakukan perekaman e-KTP, Prilude sarankan untuk melakukan rekap e-KTP nya di Kantor kecamatan saja. Selain lebih longgar, pasti antrian di kecamatan lebih sedikit di banding dengan di Disdukcapil. Seperti yang dikatakan oleh seorang warga bernama Rahman asal Kelurahan Langkai, Palangkaraya seperti yang dikutip oleh Jawa Post Group.

“Di kecamatan  lebih longgar, daripada harus ke Kantor Disdukcapil Kota. Makanya saya memilih melakukan perekaman di sini”

Baca Juga : Mario Teguh Berhenti Memberi Nasihat Lewat Media Sosial

Memang selain Rahman asal Palangkaraya, banyak sekali warga dari seluruh Indonesia yang memilih melakukan rekap e_KTP di Kantor kecamatan. Karena memang di Disdukcapil, seluruh warga dari berbagai kecamatan berkumpul, antrian pun jadi lebih panjang. Sedangkan menurut yang Prilude Kutip dari Jawa Post Group, warga yang melakukan rekap e-KTP di tiap kecamatan  hanya berkisar antara 50 Orang perhari.

Tetapi perekaman e-KTP di kecamatan juga masih memiliki kekurangan. Yaitu karena alat untuk rekap paling cuma ada satu, dan petugas yang melayani pun terbatas hanya pegawai kecamatan saja. Sehingga warga yang dilayani pun dapat dipastikan tidak sampai beratus-ratus orang sehari. Hanya sekitar 50 Orang yang bisa terlayani di tiap kecamatan per harinya.

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi