Segitiga Bermuda Penyebab Pesawat Hilang, Akhirnya terpecahkan

Ilustrasi Segitiga Bermuda
Ilustrasi Segitiga Bermuda

Ada sebuah misteri besar di dunia yang selama berabad-abad belum pernah ada yang memecahkannya. Salah satunya adalah misteri segitiga bermuda, menurut catatan sejarah ada lebih dari 75 pesawat dan ratusan kapal yang menghilang secara misterius saat melintasinya. Misteri ini terus saja dipendam selama berpuluh-puluh Tahun, tanpa adanya jawaban yang pasti. Namun, kini nampaknya misteri tentang keberadaan segitiga maut ini sudah menemukan titik terang.

Baca Juga :  SD Card Ukuran 1 Terabyte Mulai Diproduksi oleh SanDisk

Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terpecahkan… !!!

Segitiga bermuda adalah daerah wilayah di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil² atau 4 juta km² yang membentuk garis segitiga. Wilayah tersebut berada di antara Bermuda, Florida, dan Puerto Rico. Sejak dahulu kala, daerah ini sudah ditakuti oleh Orang-orang karena apapun yang melintasinya akan hilang. Dan tak pernah ditemukan kembali.

Kini ada dua orang Ilmuan, yang memiliki jawaban soal penyebab tragedi misterius di Segitiga Bermuda. Mereka adalah ahli satelit meteorologi dari Colorado State University yang bernama Kevin Corriveau dan Randy Cerveny. Mereka mengungkapkan sebuah pernyataan yang mampu menjawab misteri segitiga bermuda yang mampu menghilangkan beberapa pesawat dan kapal laut yang melintasinya.

Baca Juga : Jones Terlalu Lama, Pria AS Ini Menikahi Handphone Pink-nya

Pernyataan mengejutkan namun ilmiah dari dua orang pakar meterologi tersebut diungkapkan dalam sebuah Acara  Whats On Earth di laman Science Channel. Menurut Kevin Corriveau di daerah adanya segiti bermuda tersebut, ternyata selalu dinaungi awan yang berbentuk heksagonal atau segi enam yang sangat berbahaya. Beginilah apa yang dikutip oleh NBC News mengenai pernyataan kedua pakar meterologi tersebut, Senin  24 Oktober 2016.

“Jenis-jenis bentuk (awan) heksagonal di atas lautan pada dasarnya seperti ‘bom udara'”

Baca Juga : Barack Obama Harus Merelakan Blackberry Miliknya di Ganti Dengan HP Mainan

Menurut Para ahli tersebut, Awan  yang ada di segitiga bermuda tersebut berujung lurus, runcing dan mampu melesat dengan kecepatan yang tinggi yaitu, 274 kilometer per jam.  Berukuran dari 32 dan 80 kilometer, sehingga mampu membuat gelombang air laut naik setinggi 13 meter. Ihh sereem…

Bom udara dari awan berbentuk heksagonal tersebut terbentuk karena adanya proses yang disebut microbursts. Yaitu angin kencang dengan arah pergerakan menukik ke tanah yang menyebabkan penyimpangan udara. Beginilah apa yang dikatakan oleh dua pakar meteorologi tersebut mengenai penyebab hilangnya kapal dan pesawat di daerah segitiga bermuda:

“Angin kencang itu terlihat seperti badai yang dengan mudah dapat menenggelamkan sebuah kapal. Microburst kemudian menghantam lautan sehingga membentuk gelombang yang terkadang sangat besar,”