Kenapa Google Dukung Ahok? Inilah Alasan Logisnya.

Sumber Gambar : pixabay. Akankah Google dan Youtube diblokir di Indonesia ?
Sumber Gambar : pixabay. Akankah Google dan Youtube diblokir di Indonesia ?

Siapakah yang tidak tahu Google, semua orang yang mengaku gaul saat ini pasti mengenal mesin pencari terbesar di dunia ini. Semua orang menganggap Google adalah sesuatu yang mengetahui semua hal di dunia ini. Dan dengan pastinya mesin pencari ini akan menunjukan semua hal yang ingin diketahui oleh sang pencari informasi.

Baca Juga : Hati-Hati Penjahat Siber asal Rusia sedang Targetkan Indonesia.

Belakangan ini ada sebuah pernyataan dari calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kontriversi di dunia maya. Beliau menyebutkan bahwa program pembersihan kali dan sungai di Jakarta merupakan program gubernur DKI terdahulu yaitu Foke, bukannya Program dari Ahok. Tetapi ternyata mesin pencari yang paling tahu segala hal di dunia ini menyangkalnya. Bagaimana lengkapnya?

Menurut Google Sungai dan Kali di Jakarta bersi berkat kerja pasti Ahok bukannya Foke.

Konflik ini dimulai ketika  Kita mengetik kata “Sungai bersih karena Foke” di halaman utama Google, maka akan muncul kata-kata sugestion yang menyatakan  “did you mean: sungai bersih karena Ahok”. Terus bagaimana jadinya jika pernyataan Bapak Calon Gubernur Bapak Anies Baswedan bertentangan dengan bukti dari sang mesin pencari yang tahu segala hal di dunia ini. Manakah yang harus kita percaya? inilah buktinya.

Google Dukung Ahok
Google Dukung Ahok

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi

Alasan tiap mesin pencari menganggap bahwa yang Ahok yang membersihkan Sungai-sungai di Jakarta, adalah karena banyaknya artikel yang mengatakan bahwa Ahok-lah yang membersihkan sungai. Jadi kata-kunci Ahok membersihkan sungai sangat tinggi, sehingga page rank-nya juga tinggi. Seperti yang dikatakan oleh Wakil Kelapa Ilmu Komputer Universitas Bina Nusantara, Dr Ford Lumban Gaol berikut ini:

Mesin pencari, mencari dan mengumpulkan berbagai page yang ada. Lalu ketika dia mengumpulkan web dia melakukan page rank yang berarti mesin pencari itu mencari page mana yang paling tinggi untuk kata-kata kunci. Ketika mengumpulkan page yang sangat banyak maka page ini akan mengambil kata kunci yang ada. Misalnya, kali bersih, dan setiap kata kali bersih mungkin ada nama atau kata Ahok misalnya. Maka google akan mengoreksi apabila ada orang yang salah ketik”

Baca Juga : Kenapa HP Xiaomi Tidak Anti Air? Inilah Beberapa Alasannya

Jadi intinya penilaian Google terhadap kebersihan sungai dilakukan secara objektif, dan tanpa komersialisasi atau kepentingan politik. Karena memang Ahok-lah yang bekerja lebih banyak, sehinga banyak yang meliputnya. Akhirnya memiliki page rank yang tinggi di Google, dan akibatnya Google mengidentikan Kebersihan Sungai dan Kali di Jakarta dengan Ahok, bukannya Foke.