Rekam e-KTP Batas Waktunya Diperpanjang, Ayo Jika Tidak Mau Merugi.

Kerugian bila tidak melakukan rekam e-KTP

KTP Elektonik atau yang lebih Kita kenal dengan e-KTP ternyata masih menjadi perbincangan hangat saat ini. Karena saat ini Pemerintah selain mewajibkan Masyarakat untuk melakukan perekaman ulang KTP elektonik tersebut, Pemerintah pun mulai mensosialisasikan kerugian jika NIK seseorang tidak ada di data base kependudukan Nasional. Apa saja kerugiannya? Mari Kita pelajari sedikit.

Baca Juga : Samsung Galaxy Note 7 Ditarik Karena Baterai Meledak

Inilah beberapa Kerugian bila data seseorang tidak ada di data base kependudukan Nasional. Jadi segeralah rekam ulang e-KTP

Jika seseorang melewatkan perekaman ulang KTP Ekektronik tersebut dan datanya belum ada di data base kependudukan Nasional, orang itu sudah pasti dianggap tidak ada walaupun sebenarnya ada dan hidup. Inilah beberapa contoh bila NIK seseorang tidak ada di data base kependudukan nasional:

  1. Orang tersebut dipastikan tidak akan bisa mendapat  aktivitas pelayanan dari pemerintah.
  2. Tidak akan bisa membuat SIM dan STNK.
  3. Tidak akan bisa membuka rekening di Bank, apa lagi mengajukan kredit KPR, kredit usaha, dan Kredit lain-lainnya.
  4. Tidak akan bisa mempunyai buku Nikah. Karena untuk mempunyai buku Nikah seseorang harus punya KTP. Hal inilah yang paling ditakutkan oleh orang-orang yang masih single di luar sana.
  5. Tidak mendapatkan pelayanan dari BPJS.
  6. Dll

Baca Juga : Kenapa HP Xiaomi Tidak Anti Air? Inilah Beberapa Alasannya

Nah, itulah sebagian kecil dari kerugian bila NIK Kita bila tidak ada di data base Nasional. Jadi segeralah rekam ulang e-KTP. Karena masih banyak kerugian lain, yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini.

Bila kemarin Pemerintah menjadwalkan batas waktu perekaman e-KTP sampai 30 September, Kini kita patut lebih berbahagia. Karena Kementrian Dalam Negeri memperpanjang batas waktu perekaman e-KTP sampai pertengahan Tahun 2017 mendatang.

Baca Juga : Lenovo Siap Saingi Teknologi Samsung Lipat

Alasan dari diperpanjangnya waktu perekaman e-KTP tersebut, karena banyaknya warga yang belum ikut perekaman ulang dan adanya sedikit masalah teknis di beberapa daerah. Tetapi walaupun ada kelonggaran waktu sampai pertengahan 2017 mendatang, Pemerintah berharap agar warganya tetap melakukan perekaman secepanya.

Jadi sebagai warga Negara Indonesia yang baik, sudah selayaknya Kita mendukung program Pemerintah yang satu ini. Dengan melakukan perekaman e-KTP sesegera mungkin. Lebih cepat lebih baik.

Baca Juga : Barack Obama Harus Merelakan Blackberry Miliknya di Ganti Dengan HP Mainan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *