Dirjen Pajak Akan Selidiki Google Indonesia Yang Mangkir Pajak

Dirjen Pajak Selidiki Kasus Google Indonesia
Dirjen Pajak Selidiki Kasus Google Indonesia

Perusahaan Teknologi Raksana Google, yang memiliki kantor cabang di Indonesia yaitu Google Indonesia akan diselidiki pembayaran pajaknya oleh Dirjen Pajak. Hal tersebut terjadi karena Google Indonesia menolak laporan pajaknya diperiksa oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Baca Juga : Adik Android, Fuchsia sedang dikembangkan Google

Dirjen Pajak Akan selidiki Google Indonesia.

Seperti yang dikatakan oleh Juru bicara Dirjen Pajak Bapak Hestu Yoga Saksama, Pihaknya akan menyelidiki terkait pemangkiran pajak yang dilakukan oleh Google Indonesia. Langkah pertama yang dilakukan oleh DJP adalah mengirim surat permohonan pemeriksaan Pajak kepada Google Indonesia pada April 2016 ini.

Lama tak direspon, akhirnya surat tersebut di respon pada bulan Agustus ini. Tetapi respon Pihak Google sungguh mengecewakan Pihak DJP. Karena bukannya memberikan laporan, tetapi malah menyebutkan bahwa Google bukanlan Bentuk Usaha Tetap (BUT). Jadi tidak bisa dikenakan atau diperiksa masalah perpajakannya.

Baca Juga : Kini Google Maps Bisa Cek Tarif Go-Jek Dan Grap

Padahal kan jelas-jelas Google mempunyai kantor perwakilan di Jakarta. Dan tentu saja mempunyai penghasilan yang sangat besar di Indonesia yaitu sekitar  Rp11,6 triliun yang didapat dari iklan digital. Beginilah apa yang dikatakan oleh Juru Bicara DJP mengenai hal ini.

“Padahal dari sisi ketentuan perpajakan dan juga Kominfo pun sudah menegaskan bahwa penyedia jasa-jasa seperti itu memang harus punya bentuk usaha tetap di Indonesia,”

Baca Juga : 5 Fitur Canggih Google Apps Yang Tersembunyi Dan Jarang Diketahui

Kantor perwakilan Google di Indonesia mendapatkan penghasilan sebesar 4% dari seluruh penghasilan Google yang didapat dari iklan digital yang dipasang di Indonesia. Hal tersebutlah yang menjadi dasar dirjen pajak untuk dijadikan basis perpajakan Google Indonesia.

Hal yang senada diungkapkan oleh Pihak Google Indonesia yang diwakili oleh  Jason Tedjasukmana, yang menyatakan bahwa Google Indonesia telah dimasukkan sebagai perusahaan lokal sejak 2011. Nah seharusnya kan, Google Indonesia membayar pajak dengan sebagaimana mestinya.

Kita tunggu saja kabar terbarunya, apakah Google akan membayar pajak ataukah tetap pada pendiriannya.

Baca Juga : Akankah Google dan Youtube diblokir di Indonesia ?