Pokemon Go Tembus 100 Juta Pengguna, Tetapi Pamornya Kian Menurun

Sumber Gambar : ytimg. Game Pokemon Go yang fenomenal

Game Pokemon Go yang sangat fenomenal akhir-akhir ini, ternyata sudah tembus 100 juta pengguna. Yang Prilude kutip dari Techcrunc Game tersebut memang sudah dimainkan oleh 100 Juta orang di seluruh dunia pada akhir pekan yang lalu. Pada akhir Juli kemarin Game ini sudah di download sebanyak 75 Juta kali, dan sekarang Tanggal 2 Agustus, Game tersebut sudah tembus angka 100 Juta kali download.

Baca Juga : Server Pokemon Go Di Hack Oleh OurMine Akhir Pekan Lalu

Hal senada juga diungkapkan oleh Pihak App Annie, yaitu sebuah aplikasi pakar analisis. App Annie juga menyebutkan bahwa Game ini telah di download sebanyak 100 Juta kali, diseluruh dunia. Jumlah tersebut adalah perpaduan dari download pengguna Android dan iOS. Tetapi Pihak App Anie tidak menyebutkan apakah downnload tersebut termasuk data download diluar playstore atau tidak.

Intinya, Game ini dalam waktu 3 Minggu sejak peluncurannya sudah berhasil menarik perhatian 100 Juta pengguna. Masih merurut App Annie, penghasilan Game ini sudah mencapai 100 Milyar Rupiah setiap harinya, melonjak drastis sejak minggu pertama yang hanya 10 Milyar Rupiah per-harinya.

Baca Juga : Pokemon Go Resmi Hadir Di 27 Negara Lagi, Indonesia Kapan?

Pamor Pokemon Go Malah turun. Kenapa ya?

Banyak permasalahan yang timbul seiring dengan berjalannya waktu, sehingga menyebabkan  Game ini pamornya mulai turun di Negara Jepang, tempat kelahiran Pokemon itu sendiri. Di Jepang Game fenomenal ini resmi diluncurkan dua minggu yang lalu. Saat peluncurannya Game ini langsung menduduki peringkat teratas, tetapi sekarang Game ini malah tergeser ke posisi 4. Kenapa ya?

Penurunan pamor Game ini salah satunya adalah karena dalam update terbarunya, pengembang menghilangkan fitur “jejak kaki”. Sehingga membuat para pengguna kebingungan untuk mencari Pokemon terdekat.

 Baca Juga : Yahoo Diakuisisi Verizon Seharga 63 Triliun Rupiah

Selain menghilangkan fitur “jejak kaki”, Niatic juga menutup akses ke aplikasi pihak ketiga yang bisa membantu mencari monster terdekat seperti Pokevision dan Pokewhere  dan bahkan menutup aplikasi GPS palsu. Sehingga mencari Pokemon amat sangat sulit saat ini, dan banyak orang menyerah memainkan Game ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *