Filter Snapchat Yang Menghina Orang Asia, Akhirnya di Hapus

Sosial Media Snapchat

Baru pada hari Selasa kemarin Tanggal 9 Agustus Snapchat mengeluakan filter baru, yang kata mereka merupakan Filter yang menggambarkan orang Asia lucu. Filter tersebut menambahkan warna kuning pada wajah, mata yang dibuat sipit khas asia timur, wajah yang lebar serta senyum cerah ceria. Sehingga banyak orang menyebut filter tersebut dengan nama “yellow face”

Baca Juga : Fitur Face Swap dari Snapchat Kini Gratis

Tetapi baru sehari dikeluarkan, banyak Netizen yang tidak menyukai filter tersebut. Banyak pengguna dari aplikasi yang telah dipakai oleh 100 Juta penggguna ini melakukan protes di internet, Mereka mengatakan bahwa filter tersebut sangatlah rasis dan sangat menyinggung orang Asia.

Pihak Snapchat nampaknya tidak belajar dari pengalaman, karena Mereka kemarin muluncurkan filter yang bernama “digital blackface” untuk mengenang Mendiang Bob Marley. Filter tersebut juga tidak bertahan lama, karena banyak penggunanya protes karena dianggap rasis. Dan akhirnya Mereka harus rela untuk menghapusnya.

Saat ini, Pihak Snapchat juga telah menghapus filter yang bertajuk “Yellow Face” tersebut. Dan mengatakan bahwa mereka menyesal melakukannya, juga berjanji tidak akan mengeluarkan filter yang akan menyinggung ras tertentu lagi.

Baca Juga : Rata-rata Orang Menghabiskan 50 Menit Per-Hari Untuk Membuka Facebook dan Instagram

Inilah Bukti Kekecewaan para Netizen Kepada Filter Barunya Snapchat.

Para Netizen mengungkapkan berbagai kekecewaan terhadap Filter Yellow Face ini seperti yang diungkapkan oleh akun Twitter @mhreque. Wanita cantik ini mengacungkan jari tengah saat memaka filter Yellow Face ini, sebagai wujud ketidaksukaannya. Dan tak ketinggalan dia juga mencantumkan hastag #racist untuk melengkapi protesnya.

Baca Juga : Keren, facebook kini bisa mengerti update status fb kamu tentang apa

Hal senada juga diungkapkan oleh akun Twitter @bkisnah yang mengatakan bahwa filter Yellow Face ini merupakan Filter terburuk yang pernah Dia temui dan sangat sangat rasis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *