Indosat Ooredoo Meminta Operator Lain Bersatu Melawan Telkomsel

Sumber Gambar : Google. Indosat Ooredoo
Sumber Gambar : Google. Indosat Ooredoo

Ternyata kasus mengenai Indosat Ooredoo yang menyidir Telkomsel dengan mengatakan bahwa Indosat membandrol Tarif telepon yang lebih murah (hanya Rp 1 per detiknya) belum selesai sampai berita ini diturunkan. Setelah kemarin Pihak Indosat dipanggil oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), kini  Indosat akan mengadukan Telkomsel ke pihak regulator.

Baca Juga : Indosat Ooredoo Sindir Telkomsel Dengan Spanduk

Perang Indosat Ooredoo Vs Telkomsel Masih Berlanjut.

Terkait dengan Monopoli yang dilakukan oleh Pihak Telkomsel di luar Pulau Jawa, Maka Indosat mulai menyemangati Operatir lain seperti XL Axiata, Hutchison Three (Tri), dan Smartfren Telecom agar bersatu melawan Telkomsel. Berikut ini apa yang dikatakan oleh CEO Indosat Ooreedo Alexander Rusli, kepada Teman-teman senasibnya:

“(Operator seluler lain) Jangan takut, ngomong apa adanya saja. Kan kepentingan kita sama, jangan ngedumel di belakang layar saja,”

Baca Juga : Yahoo Messenger Akan Dibunuh Agustus Mendatang

Terus apakah Pihak Telkomsel akan diam saja dituduh meminopoli pasar luar jawa? Memang pada saat ini Telkomsel telah menguasai pasar luar jawa sebesar 86% dan menguasai pasar Nasional sebanyak 50%, tetapi Pihak Telkomsel menganggap bahwa kesuksesannya meraup pasar Luar Jawa bukan karena monopoli. Tetapi karena kerja keras selama Bertahun-Tahun.

Telkomsel memang dari Tahun 1995 telah mulai membangun jaringan yang kuat untuk telekomunikasi di seluruh Indonesia. Dan dampaknya baru terlihat sekarang, sistem telekomunikasi Telkomsel memang lebih baik dan bisa diandalkan di banding Operator-operator lain yang baru bermunculan akhir-akhir ini.

Baca Juga : BRISat Berhasil Diluncurkan, Lantas Apa Manfaatnya Bagi Bangsa Indonesia?

Saat operator-operator lain fokus membangun Jaringan di Pulau Jawa, Telkomsel mulai membangun Jaringan di Luar Pulai Jawa. Karena Telkomsel mengetahui bahwa pasar Luar Jawa akan lebih besar nantinya.

Pada saat itu (Tahun-tahun kebelakang) membangun pasar di Luar Jawa terlihat tidak akan menguntungkan. Karena pasarnya sedikit tetapi biaya yang dikeluarkannya lebih besar daripada membangun jaringan di Pulai Jawa.

Baca Juga : Harga Samsung Galaxy S7 Mahal, Tetapi Terjual 10 Juta Unit di Bulan Pertama

Beginilah yang dikatakan Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB, M. Ridwan Effendi, mengenai Jaringan Telkomsel yang memang lebih baik di luar Pulau Jawa di banding dengan Operator Lain.

“Telkomsel bukan pemain pertama yang mendapat lisensi penyelenggaraan jaringan. Tetapi, karena sungguh-sungguh membangun jaringan, akhirnya berbuah di seluruh Indonesia mendapatkan banyak pelanggan mobile,”