Google Ingin Hadirkan Internet Cepat Dengan Teknologi Wireless

Google Magenta (flickr), Internet Cepat

Dalam sebuah pertemuan antar pemegang saham Alphabet Inc (Perusahaan Induk Google) yang digelar pada Rabu (8/6) kemarin, Chairman Alphabet Eric Schmidt mengatakan bahwa perusahaanya berencana untuk menghadirkan layanan internet cepat nirkabel ke rumah-rumah. Atas beberapa pertimbangan, pihak Alphabet tidak ingin lagi menggunakan fiber optic untuk teknologi internetnya, melainkan ingin menggunakan teknologi nirkabel.

Internet Cepat Jadi Kebutuhan Dunia Saat Ini

Google menyadari bahwa dunia makin membutuhkan internet yang kencang. Tentu secara tidak langsung maupun secara langsung internet cepat pasti berpengaruh positif pada keuangan Google. Contohnya, ketika internet makin ngebut maka otomatis akan makin banyak orang yang doyan nongkrong di depan Youtube. Hal lain yang ingin diperoleh Google selain pendapatan dari Youtube adalah ingin menggenjot layanan koneksi internetnya melalui fiber.google.com.

Baca Juga : Menkominfo Menolak Tegas Google dan Youtube Diblokir

Perusahaan super raksasa ini bertekad ingin menghadirkan internet super ngebut ke rumah namun bukan menggunakan kabel, melainkan secara wireless. Hal yang saat ini terdengar masih cukup asing dan rasanya tidak mungkin, mengingat saat ini dunia baru memasuki internet 4G saja untuk teknologi wireless. Bagi Google, teknologi 4G dirasa kurang memuaskan, karenanya mereka ingin menciptkan teknologi baru di luar GSM yang memang mumpuni untuk koneksi internet.

Sebelumnya, Google sudah menyediakan layanan internet cepat melalui fiber.google.com. Layanan internet tersebut telah sukses menghantarkan koneksi hingga 1000 MBps (1GBps) ke rumah-rumah di beberapa kota di Amerika. Layanan internet cepat dari google tersebut biasa mereka sebut dengan istilah “Gigabit Performance”. Beberapa saat setelah itu, Google kemudian berpikir bahwa Fiber Optik tidaklah terlalu baik untuk dikembangkan.

Fiber optik dirasa kurang pas untuk kota-kota dengan populasi rendah, ujar Google. Untuk kota padat sekelas New York, Fiber Optik mungkin tidak akan jadi masalah besar. Namun bayangkan dengan kota yang populasinya sedikit, penyediaan perangkat fiber optik tentu akan memakan banyak sekali biaya.

Berdasarkan pada pemikiran tersebut, Alphabet kemudian menciptakan teknologi yang mereka sebut dengan Fixed Wireless Connection. Konsep dari teknologi ini adalah menghubungkan titik satu ke titik lainnya dengan menggunakan sejenis jembatan laser atau memanfaatkan frekuensi radio. Alih-alih menggunakan tembaga atau kabel fiber optik, masing-masing titik dihubungkan secara wireless antara satu antena dengan antena lainnya.

Menurut Eric Schmidt, teknologi wireless ini bisa menghadirkan Gigabit Performance seperti layaknya menggunakan fiber optik. Yang artinya adalah kita bisa mengunduh data sebesar 1GB hanya dalam hitungan satu detik.

Eric Schmidt belum mengatakan kapan layanan tersebut akan benar-benar bisa dinikmati oleh pengguna.

Berita Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *