Google Blokir Plugin Pengidentifikasi Bangsa Yahudi Pada Browser Chrome

Gambar Ilustrasi Google Blokir Plugin Pengidentifikasi Bangsa Yahudi di Chrome
Google Chrome (pexel)

Google dikabarkan memblokir sebuah plugin di browser Chrome yang berguna untuk mengidentifikasi nama yang terkait dengan Bangsa Yahudi.

Plugin yang sebelumnya dapat diinstall di Google Chrome tersebut akan memberikan tanda berupa tiga buah tanda kurung “((( )))” jika ditemukan nama orang yang diketahui sebagai bangsa yahudi. Silakan lihat gambar berikut.

Dari gambar terlihat bahwa plug in ini bisa menambahkan karakter “(((” di awal dan diakhir nama Jon Weismen, seperti yang prilude kutip dari bbc (7/6). Dengan demikian, jika ada nama akun yang berhubungan dengan Bangsa Yahudi maka dia akan menambahkan karakter yang mirip simbol sinyal tersebut.

Pihak Google mengatakan, dia memblokir plugin tersebut karena teridentifikasi bersinggungan dengan aturan hate speech. Raksasa teknologi tersebut juga mengatakan bahwa kemungkinan plugin ini terkait dengan mereka yang percaya teori konspirasi yang mengatakan bahwa Yahudi selalu berusaha untuk menguasai dunia.

Google memang dikenal cukup tegas terhadap pelanggaran yang berbau SARA. Jangankan untuk SARA, perusahaan ini juga terkenal tegas bagi mereka yang menyerang kaum LGBT.

Baca Juga : Luar Biasa, Dengan Google Magenta Kamu Bisa Ciptakan Lagu Tanpa Perlu Paham Musik

Plugin ini dikembangakn oleh group yang diberi nama alt-right. Diduga mereka membuat plugin ini sebagai protes terhadap kedigjayaan bangsa yahudi.

Ada sekitar 8.800 database nama yang berhubungan dengan bangsa yahudi pada plug in ini. Plugin ini sendiri bekerja berdasarkan pada data nama tersebut. Cara kerjanya adalah, ketika ada akun atau nama yang sama dengan informasi yang tersimpan di database maka dia akan menambahkan memberikan highlight dengan tiga buah tanda kurung buka dan kurung tutup pada awal dan akhir nama.

Sebelum dihapus, plugin ini sudah diunduh oleh 2500 pengguna Google Chrome. Pengguna juga disediakan fitur untuk mengunggah nama Yahudi jika nama tersebut belum terdaftar di database.

Isu Anti Bangsa Yahudi

Beberapa saat yang lalu google dikritik karena diduga terkait dengan kegiatan anti-semitic (anti semitic merupakan suatu sikap permusuhan atau prasangka terhadap Yahudi). Raja mesin pencari terebut menampilkan informasi dari Wikipedia tentang Bangsa Yahudi ketika ada pengguna yang mencari “Who controls Hollywood”. Pada saat itu Google berdalih bahwa hasil pencarian itu dihasilakan secara otomatis oleh algoritma, dan mereka berjanji akan memperbaiki algoritmanya. Tidak ingin diduga untuk kedua kalinya, kali ini Google bertindak cepat atas kasus Plugin Anti-Semitic tersebut.