Oracle Akhirnya Kalah dari Google

Logo Java
Logo Java (sun microsystem)

Perseteruan antara Oracle dan Google akhirnya dimenangkan oleh Google. Dengan demikian, pihak Google tidak perlu untuk membayar denda sebesar $9 Miliar pada Oracle. Pengadilan akhirnya memutuskan mendukung Google pada Kamis (26/5) dalam sengketa hukum yang panjang dengan Oracle.

Sebelumnya, pihak Oracle menyoal tentang penggunakan bahasa Pemrograman Java di Android. Oracle menyatakan bahwa Google menggunakan materi berhak cipta di 11.000 dari 13 juta baris kode perangkat lunak di Android, sistem operasi milik Google. Atas dasar itu pihak Oracle meminta sebesar $ 9 miliar dari Google. Namun demikian, Google bersikeras bahwa dia menggunakan Java dengan cara yang legal dan tidak mengambil hak cipta siapapun.

Baca Juga : Snowden : Google Allo Tidak Aman!

Java sendiri merupakan bahasa pemrograman yang bersifat open source, bisa digunakan oleh siapapun dan bisa dimodifikasi oleh siapapun. Bahasa pemrograman ini awalnya dikembangakn oleh Sun Microsistem, namun pada tahun 2010 oracle membeli penuh Java dari Sun. Setelah masa pembelian terjadi, Oracle mulai mempermasalahkan penggunakan Java di Android.

Kemenangan Google atas Oracle bukan hanya di apresiasi oleh pihak google saja, melainkan pengembang aplikasi lainnya. Chris Dixon, seorang investor di bidang teknologi melalui akun twiiternya mengatakan “Berita bagus untuk progres dan inovasi”, seperti yang prilude kutip dari NyTimes (27/5).

Para pengembang aplikasi lainnya pun ikut serta merayakan kemenangan ini. Mereka besyukur karena jika saja oracle yang menjadi pemenangnya, maka hal tersebut bisa menjadi trigger bagi perusahaan lain mengembangkan bahasa pemrograman open source untuk melakukan hal yang sama. Padahal disisi lain, bahasa pemrograman jenis ini telah lumrah digunakan oleh developer diberbagai bidang.

Willian Fizgerald, juru bicara Google mengakan “Ini merupakan kemenangan untuk ekosistem android, komunitas pengembang Java, serta pengembang perangkat lunak yang terbiasa menggunakan bahasa pemrograman terbuka dan gratis untuk membuat produk inovatif bagi konsumen”.