Nokia Akan Memberhentikan 15000 Karyawanya?

Vendor Legendaris HP Nokia
Vendor Legendaris HP Nokia

Setelah di jual kepada Foxconn, ternyata Nokia dikabarkan mengurangi kembali jumlah Karyawannya di sejumlah Negara di Dunia. Saat masuk ke Perusahaan Raksasa Microsoft, Perusahaan vendor Handphone yang berjaya di zamannya ini memangkas sekitar 18000 orang karyawannya. Dan menurut rencana, akan memangkas kembali karyawannya.

Baca Juga : Beberapa Kasus HP Samsung Meledak Kembali Terjadi

Nokia akan merumahkan 15000 Lagi Karyawannya.

Saat ini Nokia dikabarkan telah memberkentikan karyawanya sebanyak 2.400 orang di Negara Finlandia dan Jerman, Dan diperkiraka akan terus mengurangi jumlah karyawannya tersebut hingga mencapai 10.000 sampai 15.000 Karyawan. Atau sekitar 10% dari jumlah Total Karyawan yang mencapai 104.000 Orang di seluruh dunia.

Alasan pengurangan Karyawan tersebut, tak lain dan tak bukan adalah karena ingin mengurangi biaya operasional perusahaan dengan target sebesar 900 Juta Euro. Selain karena alasan ekonomi, ternyata alasan lainnya adalah karena Nokia ingin melebarkan sayap ke bisnis Infrastuktur Telecomunikasi.

Baca Juga : HP Nokia Terbaru Yang Memakai Android, Dirilis Akhir Tahun Ini

Dan hal tersebut dibuktikan dengan membeli Alcatel-Lucent seharga 15,6 Miliar Euro. Tetapi keputusan untuk melebarkan sayap ke industri telecomunikasi tersebut tidak memberikan pencerahan terhadap masa depan. Seperti yang dikatakan oleh Hannu Rauhala, analis di OP Equities:

“Nokia dan Alcatel memang memiliki banyak overlap, jadi angkanya sekitar itu. Proses integrasi berada dalam masa sibuk di industri network. Pasar sedang turun, teknologi berubah, dan lingkungannya turbulensi”

Baca Juga : Microsoft Kembali Pecat 2850 Karyawan

Jadi sekarang target Bisnis perusahaan yang telah di beli oleh Microsoft ini adalah: yang pertama dan utama adalah melakukan penghematan Biaya Operasional Perusahaan, Yang Kedua seperti yang telah Kita bahas tadi yaitu, mengembangkan sayap ke Bisnis infrastruktur Telekomunikasi untuk menyaingi sepak terjang Huawei dan Ericsson. Dan yang terakhir tentu saja kembali ke awal yaitu industri Ponsel, Lewat Perusahaan barunya yaitu HMD.

Baca Juga Artikel Akhirnya Microsoft Melepaskan Nokia Seharga $350 Juta, untuk mengetahui latar belakang kenapa perusahaan vendor Handphone ini memberhentikan Karyawannya dengan jumlah yang sangat banyak.